Tawuran Sarung Bermunculan, Puluhan Remaja Diamankan, Celurit, Batu, Miras, Meriam Spiritus Disita
Baru2 hari puasa, aksi tawuran sarung bermunculan di Bekasi, Tangerang hingga Bogor, buntutnya puluhan remaja, celurit hingga meriam spiritus disita.
Penulis:
Theresia Felisiani
Untuk yang di wilayah Cipondoh ini, lanjut dia, sekumpulan anak-anak itu berniat membangunkan sahur warga sekitar.
Namun, caranya yang dinilai salah dan terlalu ekstrem.
Anak-anak tersebut membangunkan warga untuk sahur menggunakan bedug sampai di tengah jalan.
"Mereka berkerumun di tengah jalan, kemudian ada yang di pinggir jalan. Tentu ini sangat riskan terhadap keselamatan anak-anak itu dan pengguna jalan yang akan melintas," papar Komarudin.
Kemudian di Kecamatan Karawaci, polisi menemukan sekumpulan anak-anak di bawah umur yang hendak perang sarung.
Namun, sarung diisi oleh berbagai benda keras seperi batu, yang kemudian disita aparat.
"Senjata tajam belum ditemukan, yang semalam kita temukan itu di Karawaci mau perang sarung ada yang berisi batu," sambung Komarudin.

Terakhir, polisi menemukan sekumpulan remaja yang nongkrong menjelang sahur sambil pesta minuman keras (miras).
Bahkan di antaranya ada yang masih berada di bawah umur tidak memiliki tanda pengenal.
"Kalau yang di Jatiuwung, sangat kita sayangkan kita temukan minum miras," kata Kapolres.
Dari temuan tersebut, pihak kepolisian lantas mengamankan enam anak-anak.
Tiga di antaranya sudah dewasa, dan tiga lainnya merupakan anak berhadapan hukum (ABH).
"Ada yang kita amankan, enam orang kita amankan. Yang tiga sudah lulus sekolah," ungkap Komarudin.
Baca juga: Kondisi Terkini Warkop di Bintara Bekasi yang Jadi Lokasi Percobaan Rudapaksa Istri Driver Ojol
Sementara, untuk mengantisipasi hal serupa, Polres Metro Tangerang Kota membagi empat zona pengamanan selama Ramadan 1443 H.
Zona 1 kawasan Ciledug, Cipondoh, dan Pinang.