Jumat, 29 Agustus 2025

Bocah Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta

Pengakuan Remaja Bunuh Ayah dan Neneknya di Jaksel, Dengar Bisikan Gaib-Susah Tidur, Kini Masih Syok

Polisi membeberkan pengakuan MAS (16), remaja yang tega bunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

|
Penulis: Endra Kurniawan
Kolase Tribunnews.com
(Kiri) Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung dan (Kanan) TKP pembunuhan anak terhadap ayah dan neneknya di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6, Lebak Bulus, Cilandask, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus seorang remaja anak baru gede (ABG) tega bunuh ayah dan neneknya dilaporkan terjadi di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Sabtu (30/11/2024) dini hari.

Diketahui pelaku pembunuhan berinisial MAS (14), sedangkan korbannya APW (40) dan RM (60).

MAS juga melukai ibu kandungnya hingga luka parah karena tikaman pisau.

Usai kejadian, SAM diamankan polisi guna dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung membeberkan pengakuan dari MAS.

Pelajar SMA tersebut mengaku tega membunuh ayah dan neneknya karena mendengar bisikan gaib.

Selain itu, MAS juga mengaku susah tidur sebelum insiden berdarah.

Baca juga: Detik-detik Ibu di Lebak Bulus Lolos dari Pembunuhan, Berlumuran Darah saat Kabur ke Rumah Tetangga

"Interogasi awalnya dia merasa tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dia lah, meresahkan dia seperti itu," kata Gogo, dikutip dari TribunJakarta.com, Minggu (1/12/2024).

Gogo melanjutkan penjelasannya, pihaknya masih terus mendalami untuk mengungkap motif sebenarnya dalam kasus ini.

Polisi akan menggandeng Asosiasi Psikolog Forensik (Apsifor) guna mengetes kondisi kejiwaan MAS.

Gogo menilai, meskipun sebagai pelaku pembunuhan, MAS masih berstatus anak di bawah umur.

Sehingga yang bersangkutan perlu pendampingan.

"Ya, saat ini kami sedang menggandeng APSIFOR ya, untuk melakukan pendalaman motif ya, karena bagaimanapun anak harus didampingi ya, diambil keterangan seperti itu," ujar Gogo.

Ditanya hanya bisa menangis 

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengaku sudah bertemu dengan MAS.

Ia berkesempatan untuk menginterogasi terkait dengan motif.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan