Sabtu, 30 Agustus 2025

Bocah Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta

Pengakuan Remaja Bunuh Ayah dan Neneknya di Jaksel, Dengar Bisikan Gaib-Susah Tidur, Kini Masih Syok

Polisi membeberkan pengakuan MAS (16), remaja yang tega bunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

|
Penulis: Endra Kurniawan
Kolase Tribunnews.com
(Kiri) Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung dan (Kanan) TKP pembunuhan anak terhadap ayah dan neneknya di Perumahan Taman Bona Indah, Blok B6, Lebak Bulus, Cilandask, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus seorang remaja anak baru gede (ABG) tega bunuh ayah dan neneknya dilaporkan terjadi di Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Sabtu (30/11/2024) dini hari.

Diketahui pelaku pembunuhan berinisial MAS (14), sedangkan korbannya APW (40) dan RM (60).

MAS juga melukai ibu kandungnya hingga luka parah karena tikaman pisau.

Usai kejadian, SAM diamankan polisi guna dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung membeberkan pengakuan dari MAS.

Pelajar SMA tersebut mengaku tega membunuh ayah dan neneknya karena mendengar bisikan gaib.

Selain itu, MAS juga mengaku susah tidur sebelum insiden berdarah.

Baca juga: Detik-detik Ibu di Lebak Bulus Lolos dari Pembunuhan, Berlumuran Darah saat Kabur ke Rumah Tetangga

"Interogasi awalnya dia merasa tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dia lah, meresahkan dia seperti itu," kata Gogo, dikutip dari TribunJakarta.com, Minggu (1/12/2024).

Gogo melanjutkan penjelasannya, pihaknya masih terus mendalami untuk mengungkap motif sebenarnya dalam kasus ini.

Polisi akan menggandeng Asosiasi Psikolog Forensik (Apsifor) guna mengetes kondisi kejiwaan MAS.

Gogo menilai, meskipun sebagai pelaku pembunuhan, MAS masih berstatus anak di bawah umur.

Sehingga yang bersangkutan perlu pendampingan.

"Ya, saat ini kami sedang menggandeng APSIFOR ya, untuk melakukan pendalaman motif ya, karena bagaimanapun anak harus didampingi ya, diambil keterangan seperti itu," ujar Gogo.

Ditanya hanya bisa menangis 

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengaku sudah bertemu dengan MAS.

Ia berkesempatan untuk menginterogasi terkait dengan motif.

Namun, MAS hanya bisa menangis saat ditanyai.

"Kebetulan tadi saya juga ikut melihat dan menanyakan apa motivasinya. Dia hanya nangis. Untuk motif masih digali ya," ucapnya, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.

Nurma kemudian mengungkap kondisi terbaru dari MAS.

Usai membunuh ayah dan neneknya, yang bersangkutan dalam kondisi syok berat.

"Masih terguncang. Dari menangis, diam, bengong. Dari situ kita melihat anak ini sangat terguncang," imbuh Nurma.

Baca juga: Kronologis Awal Bocah 14 Tahun Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus Jaksel, Pelaku Sudah Diamankan

Tes urine negatif

Nurma menegaskan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga memintai keterangan sejumlah saksi.

Polisi sedang mencari keberadaan anggota keluarga lain khususnya dari jalur ibu MAS guna diperiksa.

Petugas juga telah melakukan tes urine kepada MAS.

"Kemudian hasilnya sudah kita dapat negatif. Dia tidak memakai narkoba atau yang lain-lain," beber Nurma.

Keterangan tetangga

TKP rumah siswa SMA bunuh ayah dan nenek di Perumahan Taman Bona Indah Blok B6 Nomor 12, Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024).
TKP rumah siswa SMA bunuh ayah dan nenek di Perumahan Taman Bona Indah Blok B6 Nomor 12, Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). (Tribunnews/Reynas Abdila)

Warga sekitar, Suparno menceritakan detik-detik MAS membunuh ayah dan neneknya.

Ia mengatakan, insiden berdarah terjadi sekira pukul 01.00 WIB.

Usai melakukan aksinya, SAM sempat kabur keluar perumahan hingga berhasil diamankan pihak satpam.

Suparno mengaku kaget mengetahui MAS tega membunuh dua anggota keluarganya.

"Saya juga sempat kaget gitu. Apakah benar ini tetangga kita yang terjadi (pembunuhan)," katanya, dikutip dari kanal YouTube KompasTV.

Suparno secara pribadi tidak mengenal betul baik korban maupun pelaku.

Dirinya hanya sekilas pernah bertemu dan menilai keluarga MAS sebagaimana keluarga pada umumnya.

"Kalau melihatnya sih aman-aman aja gitu. Kalau ketemu ya kadang senyum," kata dia.

Terakhir, Suparno tidak mengetahui permasalahan yang sedang dialami oleh keluarga MAS.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Bisikan Gaib di Balik Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Jaksel, Pelaku Tak Bisa Tidur

(Tribunnews.com/Endra)(TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan