Kebakaran Glodok Plaza
Kata Keluarga Osima Yukari dan Indira, Pramugari Hilang saat Kebakaran Glodok Plaza: Harap Ditemukan
Oshima Yukari (30) merupakan pramugari hilang saat kebakaran Glodok Plaza, merupakan warga Desa Bangunsari Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Jateng.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Tiara Shelavie
Diah mengatakan, keluarga korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa Indira dan berusaha mencari informasi lebih lanjut.
"Tadi malam mamanya sudah ke sini, saya meneruskan urus berkas hari ini. Setelah ini, kemungkinan saya akan ke RS Polri karena ada kabar bahwa beberapa korban ditemukan di sana," ucapnya.
Pihak keluarga, lanjut Diah, berharap Indira dapat segera ditemukan dalam keadaan apa pun.
"Harapannya yang terbaik saja, apa pun hasilnya," harap Diah, dilansir Kompas.com.
Diketahui, delapan kantong jenazah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan hingga Sabtu (18/1/2025).
Sementara itu, RS Polri Kramat Jati menerima laporan 13 keluarga korban hilang dalam peristiwa kebakaran Glodok Plaza, Mangga Besar, Jakarta Barat.
"Sampai sore ini ya, keluarga korban yang sudah melapor, yang merasa kehilangan keluarganya, ada 13 orang," ujar Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi kepada awak media di RS Polri, Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2025).
Ahmad mengatakan,pihak keluarga diminta menyerahkan data ante mortem, termasuk sampel DNA untuk keperluan identifikasi.
Baca juga: Ayah Pramugari Osima Yukari Terbang ke Jakarta Cocokkan DNA Putrinya di Kebakaran Glodok Plaza
Identifikasi Korban Perlu Waktu 2 Minggu
Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menyampaikan identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza memerlukan waktu sekitar dua minggu.
"Pengalaman kami itu satu sampai dua minggu ya, itu kalau lancar, mudah-mudahan lancar. Tapi, kalau misalkan ada kendala kita ulang lagi sampai nanti hasilnya keluar apa tidak."
"Dalam artian, tidak menutup kemungkinan memang karena kondisi jenazah yang agak sulit," kata Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Ahmad Fauzi kepada wartawan, Sabtu (18/1/2025).
Ia lantas menyebut, identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza membutuhkan waktu hingga dua minggu karena adanya pemeriksaan DNA.
"Pemeriksaan DNA kan perlu waktu. Jadi, DNA yang kita ambil dari jenazah nanti kita periksa di laboratorium DNA, kita cari profilnya, kemudian kita juga periksa sampel DNA dari keluarga, sama-sama kita cari profilnya, nanti kita bandingkan," ungkap Ahmad.
Ia juga menilai, identifikasi yang dilakukan RS Polri Kramat Jati, tidak dibatasi oleh waktu karena keakuratan menjadi fokus utama.
"Perlu disadari bahwa waktu dari operasi DVI itu tidak bisa dibatasi. Dalam artian, kita menuntut ketepatan, kehati-hatian. Jadi kita inginnya cepat, lebih cepat lebih baik," kata Ahmad
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.