Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Ketua RT Johar Baru Mengaku Tidak Mengenal Dalang Pembunuhan
Meski sudah menangkap para dalang, polisi masih menelusuri pola hubungan antara otak pembunuhan dan kelompok penculik
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Misteri motif penculikan sekaligus pembunuhan terhadap Kepala Cabang (Kacab) salah satu Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (MIP), mulai terkuak.
Usai menangkap para pelaku lapangan, kini polisi memburu keterangan dari empat orang yang diduga sebagai otak intelektual di balik kasus tragis tersebut.
Meski sudah menangkap para dalang, polisi masih menelusuri pola hubungan antara otak pembunuhan dan kelompok penculik.
Dugaan sementara, hubungan keduanya hanya sebatas kerja sama profesional untuk melaksanakan aksi.
Hal ini diperkuat oleh keterangan warga sekitar.
Baca juga: Sosok Bos Asal Surabaya yang Perintahkan Pelaku Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN
Ketua RT 05 RW 09 Johar Baru, Sella, mengaku mengenal para penculik karena rumah kontrakan mereka berdiri tepat di samping kediamannya.
Namun, saat ditunjukkan foto para dalang pembunuhan, Sella memastikan tak pernah melihat sosok-sosok tersebut di lingkungannya.
“Nggak, sama sekali nggak tahu itu. Sama sekali belum pernah lihat orang gitu,” kata Sella, Senin (25/8/2025).
Hingga kini, penyidik masih menggali peran masing-masing tersangka dan motif di balik kejahatan berlapis itu.
Polisi juga tengah memetakan apakah para otak pembunuhan memiliki kepentingan tertentu terhadap korban atau sekadar menyewa komplotan penculik untuk menjalankan misi kotor mereka.
Kasus ini berawal dari penculikan MIP yang terjadi di parkiran sebuah supermarket di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/8/2025).
Dua hari kemudian, jasad pria 37 tahun itu ditemukan di area persawahan Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi mengenaskan tangan dan kaki terikat, mata dilakban, serta luka akibat hantaman benda tumpul di dada dan leher.
“Korban diduga tewas akibat kekurangan oksigen karena adanya tekanan pada tulang leher dan dada,” jelas Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru, Jumat (22/8/2025).
Pengungkapan kasus ini dimulai dengan penangkapan tiga penculik, AT, RS, dan RAH, di sebuah rumah kontrakan di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025) pagi.
Seorang pelaku lain ditangkap saat mencoba kabur melalui bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sumber: TribunJakarta
Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Polisi Tangkap Pengintai Kepala Cabang Bank BUMN, Ini Tampang Pelaku |
---|
Sosok Eras Pelaku Penculikan Kacab Bank BMUN, Ternyata Mantan Atlet |
---|
Pesan Terakhir Kacab Bank BUMN Sebelum Diculik: Jejak Digital yang Bisa Bongkar Motif Pembunuhan |
---|
Kekecewaan Warga Tebo kepada Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
---|
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono, Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.