Demo di Jakarta
Ada Demo di Kwitang Jakpus, Pekerja Kantoran Mengeluh Susah Cari Jalan Pulang ke Rumah
Beberapa pengendara kendaraan bermotor mengeluhkan kondisi tersebut karena harus menempuh jalan lebih jauh.Banyak dari mereka harus memutar jalan jauh
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akses jalan Kramat Raya dari Matraman menuju Pasar Senen, Jakarta Pusat terhambat akibat aksi demonstrasi di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Baca juga: Massa Aksi Unjuk Rasa Masuki Jalan Tol, Jasamarga Alihkan Tol Cawang-Pluit
Pantauan Tribunnews di lokasi pukul 17.35 WIB, sejumlah pengendara kendaraan bermotor terpaksa putar balik karena tidak bisa melintas ke arah Pasar Senen.
Sebagian besar diantaranya merupakan pekerja yang hendak pulang, bukan demonstran.
Beberapa pengendara mengeluhkan kondisi tersebut karena harus menempuh jalan lebih jauh.
"Iya jadi jauh ini harus mutar lagi, saya mau ke Mangga Dua, tadi nggak lihat berita," ujar Edo, salah seorang karyawan swasta.
Situasi lalu lintas di sekitar lokasi pun macet. Sejumlah warga memilih berhenti sejenak untuk menyaksikan dari kejauhan, bahkan ada yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel.
Di sisi lain, pedagang kopi keliling atau yang dikenal dengan sebutan starling ramai dikerumuni pembeli.
"Banyak yang beli dari tadi siang udah rame, cuma takutnya pulangnya ini gimana," kata salah satu penjual kopi.
Beberapa ruko di sekitar lokasi memilih menutup lebih awal.
Baca juga: Demo Ojol di Solo Ricuh, Tembakan Gas Air Mata Buyarkan Selter Manahan, Padahal Sempat Damai
Sementara itu, lalu lalang ambulans terlihat cukup intens. Berdasarkan pantauan, sekitar 19 ambulans keluar masuk area demonstrasi.
Menjelang malam, situasi semakin ramai dengan kedatangan pelajar dan warga.
Sebagai informasi, demonstrasi ini merupakan buntut dari insiden kecelakaan yang menimpa seorang pengendara ojek online.
Diketahui unjuk rasa ini dipicu oleh insiden yang terjadi sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025), di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat.
Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian tersebar luas di media sosial, memicu kemarahan di kalangan pengemudi ojol dan masyarakat.
Baca juga: Gedung Perkantoran di Kwitang Jakpus Dibakar dan Dijarah, Warga Angkut Sepeda Hingga Dispenser
Sebagai bentuk solidaritas dan protes, massa mendatangi Mako Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan atas insiden tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.