Demo di Jakarta
Pramono Pastikan Pemprov Bantu Proses Pemulasaran & Pemakaman Affan Driver Ojol Korban Rantis Brimob
Pemprov DKI Jakarta memastikan memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban, mulai dari proses pemulasaran jenazah hingga pemakaman.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengawali aktivitas hari ini, Jumat (29/8/2025) dengan melayat ke rumah duka pengemudi ojek online, Affan Kurniawan yang menjadi korban dalam insiden unjuk rasa yang terjadi di Jakarta.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan Bin Zulkifli," ujar Gubernur Pramono saat melayat ke rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) pagi.
Baca juga: Petugas Mulai Gali Makam Affan Kurniawan Ojol yang Ditabrak Mobil Brimob, di TPU Karet Bivak Jakarta
"Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya serta menempatkannya di surga terbaik. InsyaAllah kami hadir memberi perlindungan dan support kepada keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta memastikan memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban, mulai dari proses pemulasaran jenazah hingga pemakaman.

"Kami berkomitmen untuk membantu sepenuhnya agar keluarga tidak terbebani. Pemulasaran dan pemakaman akan kami fasilitasi dengan sebaik-baiknya," tambahnya.
Gubernur Pramono juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi Ibu Kota agar tetap aman dan kondusif.
"Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan penyelesaian dengan cara yang damai. Jakarta adalah rumah kita bersama, dan kita harus menjaganya agar tetap harmonis dan tertib," tegasnya.
Baca juga: Sopir Rantis Brimob yang Lindas Ojol hingga Meninggal Masih Diselidiki
Selain korban meninggal dunia, berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, terdapat 38 pasien luka-luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit, antara lain:
- RSCM: 1 orang
- RS Pelni: 12 orang
- RSPP: 8 orang
- RS Bhakti Mulia: 5 orang
- RS Budi Kemuliaan: 2 orang
- RS Patria IKKT: 1 orang
- RSAL Mintohardjo: 5 orang
- RS Eka Permata Hijau: 1 orang
- RSUD Tarakan: 1 orang
- RSKD Duren Sawit: 2 orang
"Pemprov DKI Jakarta menanggung penuh biaya perawatan bagi seluruh pasien tanpa terkecuali. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa khawatir soal biaya," ujar Gubernur Pramono.
Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan hak-hak masyarakat terlindungi.
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan kendaraan taktis (rantis) Polri yang melindas seorang pria yang mengenakan jaket ojek online (ojol).
Dari video tersebut, awalnya rantis tengah melaju sambil membubarkan sejumlah orang yang disebut tengah melakukan demo ricuh.
Ketika massa berhamburan, terlihat ada korban dari kelompok massa itu dalam kondisi terjatuh.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.