Rabu, 3 Juni 2026

Warung Makan Epy Kusnandar Diduga Dipalak Preman di Pasar Minggu, Polisi Belum Terima Laporan

Pasangan selebriti Epy Kusnandar atau Kang Mus dan Karina Ranau mengalami insiden pemalakan yang diduga dilakukan preman di warung miliknya.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/JEPRIMA
EPY KUSNANDAR - Potret Epy Kusnandar di Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/10/2017). Pasangan selebriti Epy Kusnandar atau Kang Mus dan Karina Ranau mengalami insiden pemalakan yang diduga dilakukan preman di warung miliknya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Ringkasan Berita:
  • Istri Epy Kusnandar berdebat dengan orang yang memaksa meminta sejumlah uang
  • Istri Epy Kusnandar itu tampak menangis karena tak kuasa menahan emosi
  • Polisi belum menerima laporan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan selebriti Epy Kusnandar atau Kang Mus dan Karina Ranau mengalami insiden pemalakan yang diduga dilakukan preman di warung makan miliknya.

Sejumlah preman mendatangi warung milik Epy dan Karina di Jalan Haji Samali, Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Peristiwa ini diunggah di akun Instagram pribadi @karinaranau9.

Karina tampak berdebat dengan terduga pelaku yang memaksa meminta sejumlah uang.

“Tolong dong bang caranya yang sopan. Iya maksudnya temenannya. Kita ini capek di sini bang, kita ini capek. Kita di sini bayar, kita sewa, buang tenaga. Baru berapa hari sudah digangguin,” ungkap Karina dikutip Senin (20/10/2025).

Baca juga: Epy Kusnandar Ungkap Soal Pemakaman, Benarkah Ini Firasat? Anak Sulung Jawab Begini

Aksi pemalakan tersebut disebut Karina bukan kali pertama.

Sejumlah preman juga pernah datang ke warung makannya untuk meminta uang jatah. 

Aksinya itu juga terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di warung. 

Baca juga: Keracunan Makanan, Epy Kusnandar Duga karena Tak Cuci Tangan Sebelum Makan

"Ada tadi kelihatan di CCTV. Tadi dia mau pesen ada apa? Ayam habis, apa habis. Terus ya udah yang ada aja," ujar Karina.

Setelah perdebatan, istri Epy Kusnandar itu tampak menangis karena tak kuasa menahan emosi ketika kejadian tersebut.

Merespons kejadian, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menyebut belum menerima laporan polisi.

"Sudah monitor (tapi) belum ada yang datang ke Polsek buat laporan," katanya kepada wartawan, Senin (20/10/2025).

Anggiat mengimbau kepada pihak yang dirugikan untuk segera membuat laporan polisi. 

Polisi memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti.

"Yang merasa dirugikan supaya datang dan melaporkan ke Polsek," ujarnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved