Jumat, 17 April 2026

Reuni Akbar 212

Wakapolda Metro Jaya Instruksikan Pengamanan Humanis di Reuni Akbar 212

Begini permintaan Brigjen Dekananto Eko Purwono untuk petugas yang mengamankan jalannya kegiatan Reuni Akbar 212 di Monas.

|
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
REUNI 212 - Polda Metro Jaya menggelar apel pengamanan terkait gelaran Reuni Akbar 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025). Apel ini untuk memastikan lebih detil terkait pengamanan soal agenda tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono menegaskan agar seluruh aparat yang mengamankan Reuni Akbar 212 di Monas bersikap humanis.
  • Aparat dari berbagai satuan — Intelijen, Lalu Lintas, hingga Reskrim — diminta menjalankan tugas dengan deteksi dini.
  • Reuni Akbar 212 kembali digelar pada 2 Desember 2025 dengan 2.511 personel gabungan disiagakan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono meminta aparat keamanan yang bertugas mengamankan jalannya kegiatan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat untuk tidak membuat tegang para jemaah yang hadir.

Mereka diminta untuk bisa berbaur dan bersikap humanis kepada peserta Reuni Akbar 212.

"Laksanakan tugas dengan kepala dingin dan tetap tenang. Tunjukkan sikap humanis dan sabar. Bantu jemaah yang membutuhkan dan jaga komunikasi yang santun," kata Dekananto saat memimpin apel pengamanan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).

"Utamakan pelayanan, pengaturan, dan koordinasi dengan panitia kegiatan. Kehadiran kita harus terasa menenangkan, bukan menegangkan," sambungnya.

Ia pun memberi penekanan terhadap sejumlah satuan kerja baik dari Polri dan stakeholder terkait yang bertugas melakukan pengamanan itu.

Untuk jajaran Intelijen, Dekananto meminta agar kuasai titik-titik kumpul, fasilitas pendukung, jalur kedatangan, kepulangan, serta kendaraan yang digunakan.

"Cermati dan dokumentasikan dinamika serta narasi di lapangan sebagai bahan deteksi dini dan evaluasi," tuturnya.

Selanjutnya, untuk jajaran lalu lintas, Dekananto meminta pastikan kelancaran arus lalu lintas menuju dan dari Monas termasuk mengantur parkir dan jalur keluar-masuk sehingga kegiatan masyarakat lain tetap dapat berjalan.

"Untuk jajaran Reskrim, Agar lakukan antisipasi dan amankan benda atau alat berbahaya yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan," jelasnya.

Di sisi lain, Dekananto juga meminta jika ditemukan gangguan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung, agar dilakukan tindakan persuasif terlebih dahulu.

"Bangun komunikasi dengan panitia dan perwakilan jemaah. Beri ruang untuk menyampaikan masukan atau keberatan secara tertib. Penegakan hukum adalah pilihan terakhir, dan bila harus dilakukan, wajib terukur serta dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Untuk informasi, Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memastikan kegiatan tahunan itu kembali digelar pada 2 Desember 2025 di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dalam jumpa pers persiapan, Ketua Steering Committee (SC) Reuni 212, Ahmad Shobri Lubis, menegaskan reuni tahun ini kembali mengusung semangat persatuan seperti aksi 212 sembilan tahun lalu.

"Spirit 212 sembilan tahun yang lalu itu adalah spirit persatuan, spirit uhuwah. Baik uhuwah islamiyah, wathaniyah, maupun insaniyah,” ujar Shobri, di kawasan Jakarta Timur, Minggu (23/11/2025).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved