Kamis, 28 Mei 2026

Reuni Akbar 212

Massa Reuni Akbar 212 Padati Monas, Bawa Bendera Rizieq Shihab dan Atribut Palestina

Ribuan massa Reuni Akbar 212 padati Monas, usung tema Revolusi Akhlak dan dukungan untuk Palestina.

Tayang:
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
REUNI AKBAR 212 - Frida (50), warga asal Bogor, Jawa Barat (kanan) hadir dalam kegiatan Reuni Akbar 212 di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (2/12/2025). Ia mengaku tak pernah absen untuk datang dalam kegiatan tahunan ini. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). 
Ringkasan Berita:
  • Massa Reuni Akbar 212 mulai memadati kawasan Monas sejak sore hari
  • Mayoritas mengenakan pakaian putih-hitam, membawa bendera Indonesia dan Palestina
  • Peserta membagikan ribuan tasbih gratis hasil donasi komunitas
  • Tema tahun ini: Revolusi Akhlak dan dukungan kemerdekaan Palestina
  • 2.511 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan acara
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa Reuni Akbar 212 mulai berdatangan dan memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (2/12/2025) sore.

Reuni Akbar 212 adalah sebuah kegiatan tahunan yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk memperingati aksi 2 Desember 2016 yang dikenal sebagai Aksi Bela Islam 212.

Massa yang mayoritas mengenakan pakaian muslim berwarna putih dan hitam ini mulai berdatangan dan duduk di tempat yang sudah di atur untuk nantinya solat berjamaah sekira pukul 16.35 WIB.

Terlihat mereka membawa sejumlah atribut mulai dari bendera Indonesia, Palestina hingga bergambar wajah Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Selain itu, terlihat massa Reuni Akbar 212 yang terdiri pria, wanita dan anak-anak itu membawa payung hingga alat salat.

Frida (50), wanita asal Bogor, Jawa Barat salah satunya. Ia mengaku tidak pernah absen untuk hadir dalam kegiatan Reuni Akbar 212.

Dia mengaku tiba di kawasan Monas, Jakarta Pusat dari siang hari bersama sejumlah rombongannya.

"Saya tiap tahun datang ke Reuni 212, gak pernah absen. Datang bareng temen-temen lainnya," kata Frida saat ditemui di lokasi, Selasa (2/12/2025). 

Frida pun mengaku membawa 1.200 tasbih untuk dibagikan secara gratis kepada massa yang hadir.

Tasbih tersebut dibeli menggunakan donasi yang terkumpul dari komunitasnya. 

"Kita juga membagikan tasbih di sini, dibagiin gratis buat yang datang ke sini," jelasnya.

Untuk informasi, Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memastikan kegiatan tahunan itu kembali digelar pada 2 Desember 2025 di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dalam jumpa pers persiapan, Ketua Steering Committee (SC) Reuni 212, Ahmad Shobri Lubis, menegaskan reuni tahun ini kembali mengusung semangat persatuan seperti aksi 212 sembilan tahun lalu.

"Spirit 212 sembilan tahun yang lalu itu adalah spirit persatuan, spirit uhuwah. Baik uhuwah islamiyah, wathaniyah, maupun insaniyah,” ujar Shobri, di kawasan Jakarta Timur, Minggu (23/11/2025).

Ia mengatakan, acara tetap dipusatkan di Monas dan dimulai sejak waktu Magrib.

Panitia, kata Shobri, juga mengundang seluruh elemen masyarakat termasuk ormas Islam, aparatur pemerintahan, dan Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran menteri.

"Tema reuni tahun ini adalah 'Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Para Penjahat dan Memerdekakan Palestina dari Penjajah'.

"Semoga spirit ini akan selalu menggelora. Tidak ada putus asa untuk memperbaiki Indonesia ke depan,” ujarnya.

Dalam hal ini, ada 2.511 personel gabungan dari TNI, Polri hingga pemerintah daerah (pemda) untuk mengamankan kegiatan tersebut.

Sejarah Reuni Akbar 212 

Reuni Akbar 212 berawal dari aksi besar pada 2 Desember 2016, ketika jutaan orang berkumpul di Monas menuntut proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), atas dugaan penistaan agama.

Acara ini digelar setiap tahun sebagai ajang silaturahmi, konsolidasi umat, dan penguatan semangat persatuan. Panitia menekankan nilai ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah sebagai spirit utama.

Tahun 2025, Reuni Akbar 212 mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”.

Massa datang dari berbagai daerah, terutama Jabodetabek, Ciamis, Garut, dan Banten. Panitia menargetkan sekitar 10 ribu peserta hadir.

Rangkaian acara biasanya meliputi zikir, doa bersama, salat berjemaah, tausiyah, dan orasi tokoh. Pada 2025, kegiatan dimulai ba’da Magrib hingga malam hari.

Panitia mengundang berbagai tokoh, termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Presiden RI Prabowo Subianto, serta jajaran menteri.

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan Pemda dikerahkan untuk menjaga keamanan selama acara berlangsung.

BERITA TERKAIT

Baca juga: Wakapolda Metro Jaya Instruksikan Pengamanan Humanis di Reuni Akbar 212

Baca juga: Hindari Kawasan Monas saat Reuni 212, Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif, Ada Rekayasa Lalu Lintas

Baca juga: Catat, Daftar 17 Kantong Parkir di Sekitar Monas Bagi Peserta Reuni Akbar 212

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved