Minggu, 10 Mei 2026

21 Kantong Jenazah Sudah Diterima RS Polri, Karumkit: Keluarga Kehilangan Bisa Datang ke Gedung DVI

Pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor ke Gedung DVI RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Tribunnews.com/Reynas Abdila
KEBAKARAN GEDUNG - Karumkit RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menyampaikan pihaknya telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kejadian kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Total kantong jenazah saat ini berada di ruang forensik RS Polri untuk proses identifikasi. 

Ringkasan Berita:
  • Pusdokkes Polri telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kejadian kebakaran di Kemayoran
  • Pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor ke Gedung DVI RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri
  • Proses pemeriksaan dan identifikasi belum dilakukan karena masih menunggu permintaan resmi dari penyidik

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menyampaikan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri telah menerima 21 kantong jenazah dari lokasi kejadian kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kebakaran hebat itu terjadi di Gedung Perkantoran Terra Drone, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: 21 Kantong Jenazah Dikirim ke RS Polri Terkait Kebakaran di Gedung Perkantoran Terra Drone Jakpus

Brigjen Prima Heru menjelaskan bahwa pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor ke Gedung DVI RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri.

“Keluarga yang merasa kehilangan bisa datang ke gedung DVI saat ini sudah ada beberapa keluarga yang datang ke posko antemortem,” ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).

Disaster Victim Identification (DVI) adalah metode internasional untuk mengidentifikasi korban bencana massal.

Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan dan identifikasi belum dilakukan karena masih menunggu permintaan resmi dari penyidik.

“Saat ini kita belum melakukan pemeriksaan karena belum ada permintaan dari penyidik. Kita menunggu surat dari penyidik untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi,” katanya.

Terkait kondisi 21 kantong jenazah yang diterima, Brigjen Prima mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah berisi jenazah utuh atau bagian tubuh.

“Belum kita periksa. SOP kami, biasanya harus ada suratnya dulu baru kita lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Baca juga: Belasan Orang Tewas Akibat Kebakaran di Kantor Terra Drone Jakpus, Korban Dibawa ke RS Polri

Ia juga memastikan bahwa pihaknya belum dapat menginformasikan jenis kelamin para korban.

“Belum, belum, belum,” ujarnya saat ditanya lebih lanjut.

Diketahui, data dari command center Disgulkarmat Jakarta Pusat, api pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 12.43 WIB. 

Total 25 unit pemadam dan 89 personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.

Status kebakaran dinyatakan merah atau masih dalam tahap pemadaman. 

Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran maupun luas area yang terbakar.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved