Suami Siri Pembunuh Terapis Spa di Bekasi Sakit Hati Lihat Chat Korban dengan Tamu
Motif kasus pembunuhan terapis spa di Bekasi akhirnya terkuak. Pelaku mengaku kesal karena korban harus melayani tamu hingga malam.
Ringkasan Berita:
- Motif dipicu kecemburuan dan konflik pekerjaan korban.
- Pembunuhan terjadi saat pertengkaran di indekos.
- Tersangka sempat berniat bunuh diri usai kejadian.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Motif kasus pembunuhan terapis spa di Bekasi akhirnya terkuak.
Ahmad Riansyah (29) tersangka tega menghabisi nyawa SM (23) yang merupakan istri sirinya.
Tersangka mengungkapkan awal kejadian kepada penyidik Polda Metro Jaya yang menginterogasi.
Ahmad mengaku kesal karena korban harus melayani tamu hingga malam.
Saat korban pulang, tersangka masih sempat berbicara baik-baik di tengah kondisinya yang kurang enak badan.
Namun keesokan paginya, tersangka meminta korban mengambil libur kerja untuk menemani di indekos.
Permintaan tersebut ditolak oleh korban karena sudah terlalu sering minta izin.
"Saya bilang kamu nggak bisa libur? Dia bilang nggak, saya izin terus takut dipecat,” jelas Ahmad.
Akibatnya tersangka tersulut emosi.
Tersangka mengungkit soal korban yang kerap berkomunikasi dengan tamu spa.
Pertengkaran tak terhindarkan.
“Saya sadap WA-nya saya minta jangan chatingan sama tamu soalnya saya kan sakit hati,” jelasnya
“Dari disitu, dia tuh pas saya sadap WA-nya, dia ngoceh-ngoceh saya lagi nyari duit, gini, gini, gini, gini,” ujar tersangka.
Karena merasa tak dihargai, tersangka gelap mata mem-piting korban hingga korban tidak bernyawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelaku-pembunuh-terapis-spa-di-bekasi.jpg)