Bahar Bin Smith dan Kasusnya
Respons GP Ansor Tangerang Tanggapi Ibunda Bahar Bin Smith Polisikan Istri Anggota Banser
GP Ansor tanggapi laporan Ibunda Bahar bin Smith yang melaporkan Fitri Yulita, istri Rida korban dugaan penganiayaan di Cipondoh, Tangerang.
Ringkasan Berita:
- GP Ansor tanggapi laporan Ibunda Bahar bin Smith yang melaporkan Fitri Yulita, istri Rida korban dugaan penganiayaan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang.
- Fitri dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong.
- Laporan tersebut didasarkan pada pernyataan Fitri di media yang mengaku melihat langsung aksi pemukulan terhadap suaminya, Rida, pada Selasa (21/9/2025).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang, Midyani merespons ibunda Bahar bin Smith yang melaporkan Fitri Yulita, istri Rida korban dugaan penganiayaan, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang.
Fitri dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong.
Laporan tersebut didasarkan pada pernyataan Fitri di media yang mengaku melihat langsung aksi pemukulan terhadap suaminya, Rida, pada Selasa (21/9/2025).
“Terkait ibu Bahar Smith membuat laporan, ya tidak apa, kan namanya laporan siapa saja bisa membuat laporan ke polisi,” ucap Midyani saat dikonfirmasi.
Midyani menyatakan, setiap warga negara memiliki hak untuk membuat laporan kepada aparat penegak hukum.
Namun, ia menilai waktu pelaporan tersebut patut dicermati, mengingat dilakukan setelah status hukum Bahar bin Smith meningkat menjadi tersangka.
Baca juga: GP Ansor Tangerang Desak Bahar Bin Smith Segera Ditahan dan Tidak Ada Perlakuan Istimewa
Meski demikian, Midyani mengingatkan bahwa tidak semua laporan otomatis memenuhi unsur tindak pidana.
Menurutnya, proses hukum tetap harus berjalan berdasarkan pembuktian yang sah.
“Tetapi tidak semua laporan, bisa terbukti unsur pidana dan lainnya. Poinnya unik, kenapa ibu Bahar Smith baru laporan setelah anaknya status naik tersangka,” jelasnya.
Ibunda Bahar Bin Smith Buat Laporan Polisi di Polres Bogor
Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Bahar Bin Smith sebagai tersangka makin rumit.
Kini muncul ibunda Bahar Bin Smith, Isnawati Hasan yang ikut turun tangan membela sang anak.
Isnawati Hasan mempersoalkan kesaksian saksi kunci di kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Bahar Bin Smith.
Isnawati Hasan, ibunda Bahar bin Smith melaporkan Fitri Yulita--istri korban penganiayaan bernama Rida--ke Polres Bogor atas dugaan penyebaran berita bohong.
Isnawati menilai kesaksian Fitri yang mengaku melihat langsung suaminya dikeroyok saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang, tidak masuk akal.
“Jamaah laki-laki dan perempuan dipisah, apalagi Fitri sedang hamil besar. Tidak mungkin dia berada di lokasi kejadian pukul 00.30 WIB,” ujar Isnawati, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Timeline Kasus Terbaru Bahar Bin Smith: dalam 5 Bulan Jadi Tersangka Diduga Aniaya Anggota Banser
Ia bahkan menegaskan bahwa Bahar Bin Smith justru menjadi korban karena matanya disebut dicolok oleh Rida.
Kuasa Hukum Bahar Bin Smith, Ichwan Tuankotta mendukung langkah tersebut dengan dasar UU ITE dan KUHP baru terkait penyebaran berita bohong.
Laporan Isnawati telah diterima Polres Bogor dengan nomor STTLP/B/279/II/2026/SPKT/RESBGR/POLDAJBR
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul GP Ansor Tangerang Soroti Laporan Ibu Bahar ke Istri Korban, Singgung Status Tersangka,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/isnawati-hasan-dan-bahar-bin-smith-kolase.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.