Pria PPPK yang Ditemukan Tewas Menghitam di Bekasi Ternyata Korban Pembunuhan
Seorang PPPK tenaga kesehatan tewas dibunuh di kontrakan. Kasus ini menampar isu keamanan aparatur negara di kota besar.
Ringkasan Berita:
- Seorang PPPK tenaga kesehatan ditemukan tewas di kontrakan, polisi memastikan korban pembunuhan.
- Kasus ini menyorot keamanan aparatur negara non-PNS di wilayah perkotaan padat.
- Polda Metro Jaya menangkap dua terduga pelaku dan masih mendalami motif kejahatan.
- Kematian korban terungkap setelah rekan kerja curiga karena korban tak masuk kerja dan sulit dihubungi.
TRIBUNNEWS.COM - Jasad laki-laki ditemukan di sebuah kontrakan di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (6/2/2026).
Setelah ditelusuri, korban ternyata seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pria bernama NHW (33) tersebut merupakan PPPK yang bertugas di RSPAU Halim Perdanakusuma.
Dari dugaan NHW merupakan korban dari pembunuhan yang pelakunya lebih dari satu orang.
Demikian yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
"Ya, sementara dalam kasus tersebut ada tindakan kekerasan. Nah, artinya korban ini dibunuh oleh beberapa orang," kata Budi, Senin (9/2/2026).
Mengutip TribunJakarta.com, dua orang telah berhasil diringkus tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Memang pelaku sudah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya,"
"Kalau enggak salah kemarin pelakunya ada dua orang ya, masih dua orang," ungkap Budi.
Hingga kini, aparat masih mendalami motif pembunuhan, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan relasi kerja, masalah pribadi, atau faktor kriminal lainnya.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Mengutip Wartakotalive.com, NH ditemukan pada Rabu (4/2/2026) pagi.
Baca juga: Pegawai PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas di Kontrakan, Tubuh Menghitam hingga Barang Berharga Hilang
Penemuan jenazah korban ini bermula dari rekannya yang berinisial SR mendatangi kontrakan tersebut karena NH sudah beberapa hari tidak masuk kerja.
Setibanya di kontrakan, pintu kontrakan terkunci.
SR akhirnya memanggil pemilik kontrakan untuk membuka kamar menggunakan kunci cadangan.
"Rekan kerja korban curiga karena sejak Senin (2/2) seharusnya korban masuk kerja, namun tidak ada kabar dan tidak dapat dihubungi,"