Imlek 2026
Menelusuri Glodok Sejarah Panjang Komunitas Tionghoa di Jakarta
Rangkaian foto dari kawasan Pecinan Glodok yang memiliki banyak bangunan bersejarah komunitas Tionghoa Jakarta
Ringkasan Berita:
- Kawasan Pecinan Glodok terbentuk pasca peristiwa Geger Pacinan tahun 1740, pemerintah kolonial Belanda memindahkan komunitas Tionghoa keluar dari tembok kota Batavia ke wilayah saat ini.
- Wilayah Glodok mencakup daerah Pancoran, Petak Sembilan, dan Gang Gloria Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat.
- Terdapat bangunan bersejarah di Glodok yaitu, Wihara Dharma Bhakti, Wihara Dharma Jaya Toasebio, Gereja Katolik Santa Maria de Fatima, dan Pantjoran Tea House.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wilayah Glodok Jakarta Barat menjadi pusat perayaan setiap Imlek di Jakarta, kawasan yang dekat dengan Kota Tua ini menjadi daya tarik warga untuk berkunjung menelusuri jejak panjang searah komunitas Tionghoa tertua dan terbesar di Indonesia.
Berikut ini sejumlah foto dari Kawasan Glodok yang berhasil direkam fotografer Tribunnews.com.
Kawasan Pecinan Glodok terbentuk pasca peristiwa Geger Pacinan pada tahun 1740 dimana pemerintah VOC Belanda memaksa pindah komunitas Tionghoa keluar dari tembok kota Batavia ke wilayah saat ini.
Glodok menjadi Kawasan Pecinan terpadat d dunina selain Yaowarat di Bangkok dan Binondo di Manila. Wilayah Glodok mencakup daerah Pancoran, Petak Sembilan, dan Gang Gloria Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat.
Terdapat bangunan bersejarah di Glodok yaitu, Wihara Dharma Bhakti, Wihara Dharma Jaya Toasebio, Gereja Katolik Santa Maria de Fatima, dan Pantjoran Tea House.
Lihat foto lainnya klik di sini : https://www.tribunnews.com/images/regional/view/menelusuri-sejarah-panjang-komunitas-tionghoa-tertua-di-jakarta/2032929
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menelusuri-Sejarah-Panjang-Komunitas-Tionghoa-Tertua-di-Jakarta_20260217_112638.jpg)