Sosok BP Pria Ngaku Anggota Komcad, Diduga Lecehkan Anak Kini Diburu TNI
Advokat Mohammad mengungkap, BP mengaku sebagai anggota Komcad TNI Angkatan Laut, kini diburu TNI karena kabur
Ringkasan Berita:
- Pria berinisial BP yang mengaku Komcad TNI AL viral diduga melecehkan santri 15 tahun di Bekasi.
- Ia disebut mengakui perbuatannya sebanyak sekitar 10 kali lewat sambungan telepon dengan kuasa hukum korban.
- Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dan masih dalam penyelidikan.
TRIBUNNEWS.COM - Pria berinisial BP yang mengaku sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI Angkatan Laut viral di media sosial setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang santri berusia 15 tahun di Bekasi.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dan kini menjadi perhatian publik karena pelaku disebut-sebut membawa nama institusi militer dalam menjalankan modusnya.
Kuasa hukum korban, Mohammad, mengatakan korban berinisial Y (15) merupakan santri di sebuah rumah tahfidz di Bekasi.
Korban diketahui berasal dari Padang, dengan kondisi ayah telah meninggal dunia dan ibu yang sakit-sakitan.
“Pelaku ini bertetangga dengan rumah tahfidz tempat korban belajar. Rumahnya hanya beberapa rumah dari lokasi tersebut,” kata Mohammad saat dihubungi, Selasa (17/2/2026).
Menurut Mohammad, BP mendekati pengurus rumah tahfidz dan para santri dengan mengaku sebagai anggota Komcad TNI AL sekaligus donatur.
“Dia mengaku anggota Komcad TNI Angkatan Laut. Juga masuk sebagai donatur rumah tahfidz, sering memberi jajan ke anak-anak,” ujarnya.
Dari belasan santri, korban Y disebut menjadi target utama.
BP diduga memberikan fasilitas berupa uang jajan, mengajak ke pusat perbelanjaan, membelikan telepon genggam, hingga mentraktir makan.
Kuasa hukum menyebut dugaan perbuatan asusila terjadi berulang kali.
“Kurang lebih 10 kali, di waktu berbeda. Kejadiannya disebut selalu di mobil, di area parkiran mal setelah jalan bersama,” kata Mohammad.
Baca juga: Viral Pelecehan di Bekasi, Pria Ngaku Anggota Komcad TNI Buat Korban Tak Berdaya 10 Kali di Mobil
Pengakuan Lewat Sambungan Telepon
Kasus tersebut viral setelah Advokat Mohammad mengunggah video pada akun Instagram @advokatmohammad, berisi percakapan lewat sambungan telefon dengan pelaku.
Video unggahannya telah mendapat perhatian publik, disukai hampir 6.000 akun dan dikomentari lebih dari 1.300 komentar.
Mohammad juga mengungkapkan sempat berbicara langsung dengan BP melalui sambungan telepon.
Dalam percakapan tersebut, BP disebut mengakui perbuatannya.