Rabu, 3 Juni 2026

Demi Konten, Oknum Komunitas Motor 'Youth Night Style' Perusak Portal JLNT Casablanca

Teka-teki mengenai kelompok pemotor yang nekat merusak portal JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, akhirnya menemui titik terang.

Tayang:
Tangkapan layar @jakartaselatan24jam di Instagram
PORTAL DIBOBOL - Sekelompok pengendara sepeda motor tanpa TNKB menggunakan JLNT Casablanca di malam hari setelah membuka akses portal tanpa izin. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi dari Polda Metro Jaya mengungkap rombongan pemotor yang merusak portal Jalan Layang Non-Tol Casablanca tergabung dalam komunitas bernama Youth Night Style, yang dikenal hobi modifikasi motor dan membuat konten media sosial, bukan geng motor.
  • Berdasarkan video, diperkirakan 20 kendaraan ikut menerobos, dengan 11 motor sudah diamankan.
  • Para pemuda berusia sekitar 20 tahun itu diduga masuk JLNT untuk memamerkan performa motor modifikasi berkecepatan tinggi dengan biaya modif mahal.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Teka-teki mengenai kelompok pemotor yang nekat merusak portal Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, akhirnya menemui titik terang.

Pihak kepolisian mengungkapkan rombongan tersebut tergabung dalam sebuah komunitas motor bernama 'Youth Night Style'.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menegaskan kelompok ini bukanlah geng motor, melainkan komunitas anak muda yang terobsesi pada modifikasi dan pembuatan konten media sosial.

Meski baru 11 unit motor yang diamankan, polisi memperkirakan ada sekitar 20 kendaraan yang terlibat berdasarkan rekaman video yang beredar.

"Itu komunitas, komunitas yang suka konten, hobi nongkrong-nongkrong. Bukan geng, namanya 'Youth Night Style'. Dari video itu kan kita akan tahu berapa puluh motor, antara 20 motor lah," ujar Ojo Ruslani saat memberikan keterangan terbaru kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Ojo menjelaskan para pelaku rata-rata merupakan pemuda berusia sekitar 20 tahun.

Menariknya, meski masih berusia muda, motor-motor yang mereka gunakan memiliki nilai modifikasi yang sangat fantastis.

Motif mereka menerobos JLNT Casablanca bukan sekadar lewat, melainkan untuk memamerkan performa motor hasil modifikasi yang sudah tidak standar lagi.

"Motifnya bikin motor, terus motor-motornya sudah dirubah-rubah. Itu motornya kenceng-kenceng itu, motor Mio saja bisa kecepatan 100 kilometer per jam, kemudian ada Aerox juga. Itu motornya mahal-mahal, modifikasinya mahal-mahal, karburator saja bisa harga Rp5 juta," kata Ojo.

Berdasarkan barang bukti yang diamankan, terlihat motor-motor tersebut memang bersolek dengan gaya khas anak muda, mulai dari penggunaan ban cacing, velg jari-jari, knalpot brong, hingga jok yang sengaja dibungkus plastik bening sebagai bagian dari estetika modifikasi mereka.

Meski para pelaku cenderung tidak berterus terang saat diperiksa, polisi tetap akan menjerat mereka dengan pasal berlapis.

Tidak hanya soal perusakan fasilitas umum yang tengah didalami bersama Dit Reskrimum, pihak Ditlantas juga menyiapkan serangkaian sanksi pelanggaran lalu lintas.

Baca juga: Aksi Nekat Pengendara di JLNT Casablanca Jakarta Selatan Berujung Penyitaan Belasan Sepeda Motor

"Kami bisa kenakan pasal pelanggaran mulai knalpot brong, kemudian pelanggaran marka, tidak memiliki SIM, hingga penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai dengan peruntukkannya atau bahkan tidak dipasang," tegas Ojo.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved