Rabu, 22 April 2026

Berita Viral

Tampang JMH, Viral Pria Arogan Aniaya 3 Petugas SPBU di Jaktim, Positif Sabu dan Ganja

JMH (31) ditangkap setelah menganiaya tiga pegawai SPBU Pertamina karena penolakan BBM bersubsidi dan terbukti positif narkoba.

Istimewa/Instagram.com/alfiannurrizal.id
PENGANIAYAAN PETUGAS SPBU - Tangkap layar video yang memperlihatkan aksi penganiayan SPBU dan wajah pelaku berinisial JMH (31) sehari-hari bekerja di bidang rental mobil. Aksi penganiayaan terjadi di SPBU) di Pertamina di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (22/2/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Pria berinisial JMH (31) yang bekerja di rental mobil ditangkap setelah viral menganiaya tiga pegawai SPBU Pertamina di Cipinang, Jakarta Timur, dan sempat mengaku sebagai aparat.
  • Aksi dipicu penolakan pengisian Pertalite bersubsidi karena barcode tidak sesuai dengan mobil, sementara JMH memakai pelat nomor palsu dan membawa-bawa nama jenderal agar dilayani.
  • Polisi menyatakan JMH positif sabu dan ganja, tiga korban mengalami luka fisik, dan kasus kini diproses.

TRIBUNNEWS.COM - Teka-teki terkait sosok pria arogan yang viral aniaya 3 petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pertamina di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya terungkap.

Belakangan diketahui, pelakunya berinisial JMH (31) sehari-hari bekerja di bidang rental mobil.

JMH sempat membuat heboh karena mengaku sebagai aparat saat menganiaya para korban pada Minggu (22/2/2026) malam.

Bahkan, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal ikut turun tangan.

Dikutip dari akun instagram pribadinya @alfiannurrizal, tampak JMH digiring petugas untuk diinterogasi langsung oleh Kombes Alfian.

JMH mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam hanya bisa tertunduk lesu.

Kombes Alfian mencecar JMH dengan sejumlah pertanyaan, pertama soal alasan menggunakan nomor kendaraan palsu.

"Kenapa kamu pakek TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) palsu?" tanyanya sambil menuding JMH.

Pelaku berdalih dengan menggunakan nopol palsu dapat mengisi BBM bersubsidi agar lebih murah.

JMH di hadapan Kombes Alfian dengan mengaku salah. 

"Siap untuk isi pertalite Pak," jawabnya.

Baca juga: Penampakan Rumah Ibu Tiri yang Diduga Aniaya Anak hingga Tewas di Sukabumi

Kombes Alfian juga bertanya motif JMH menganiaya 3 pegawai SPBU.

Pelaku beralasan dia terpancing emosi karena korban menarik bajunya duluan.

Meski demikian, Kombes Alfian tidak langsung percaya.

"Nanti kita buktikan. Saya lihat tidak ada penarikan baju ke kamu. Malah sebaliknya yang narik baju," tegas dia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved