SPBE Cimuning Bekasi Kebakaran
Cerita Sejumlah Warga soal Kebakaran di SPBE Cimuning, Rumah Alami Kerusakan
Ledakan hebat disusul kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Ringkasan Berita:
- Sejumlah warga menceritakan kesaksiannya terkait ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kota Bekasi.
- Abdul Muhi masih terlihat kalut saat menunjukkan rumahnya rusak akibat kebakaran disertai ledakan ini.
- Sementara itu, Bayu mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, ia sempat melihat kepulan asap gas di jalan depan pintu masuk SPBE.
TRIBUNNEWS.COM - Ledakan hebat disusul kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) malam.
Peristiwa itu memicu kepanikan warga setelah api dengan cepat merembet ke pemukiman.
Sejumlah warga pun menceritakan kesaksiannya terkait kobaran api yang meluas hingga ratusan meter dari lokasi awal kejadian tersebut.
Rumah Alami Kerusakan
Abdul Muhi masih terlihat kalut saat menunjukkan rumahnya rusak akibat kebakaran disertai ledakan ini.
Muhi masih ingat betul menit-menit paling krusial sebelum ledakan dahsyat melanda lokasi sekitar.
Rumah Muhi letaknya di sebelah persis lokasi kejadian, dinding pagar rumahnya bahkan menempel dengan area stasiun pengisian Elpiji tersebut.
Pada malam sekitar pukul 20.30 WIB, Muhi sedang beristirahat di teras rumah. Keluarganya beranggotakan empat orang, terdiri dari anak, istri dan ibunya sudah terlelap.
"Pada saat itu saya sedang istirahat di depan rumah, saya mendengar ada keributan, saya dengar keributan dari dalam SPBU mungkin pegawainya pada panik," kata Muhi, Kamis (2/4/2026).
Beberapa waktu kemudian, area di sekitar pemukimannya dipenuhi kabut, bau gas merebak seantero kawasan hingga membuatnya curiga.
Muhi yang melihat keadaan sekeliling kemudian langsung membangunkan keluarganya dan berteriak agar tetangganya ikut keluar mengevakuasi diri.
Keputusannya pergi meninggalkan rumah mengevakuasi diri tepat, dua menit berselang ledakan dahsyat terdengar.
Baca juga: 12 Orang Jadi Korban Kebakaran SPBE di Bekasi, Sebelum Ledakan Saksi Lihat Asap Dekati Rumah Warga
"Setelah saya evakuasi ibu saya, nggak dapat dua menit langsung ledakan terjadi," ucapnya.
Pada momen itu, Muhi sempat menggendong ibunya yang sakit agar keluar rumah dengan dibantu adiknya.
Muhi merasa beruntung karena dirinya dan keluarga berhasil selamat. Ia tak membayangkan jika sampai telat melakukan evakuasi mungkin akan berakibat fatal.