Senin, 4 Mei 2026

Listrik Aliran Atas Tersambar Petir, Penumpang KRL di Stasiun Jurangmangu Diminta Turun

Salah satu rangkaian KRL yang tak bisa lagi melanjutkan perjalanan adalah KRL 1740D relasi Tanah Abang - Rangkasbitung seri JR 205.

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/dok.
Perjalanan rangkaian KRL 1740D relasi Tanah Abang - Rangkasbitung seri JR 205 harus terhenti di Stasiun Jurangmangu karena listrik aliran atas (LAA) tersambar petir di antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Sudimara, Senin petang, 4 Mei 2026. Seluruh penumpang KRL Ini diarahkan keluar dari kabin kereta. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Insiden listrik aliran atas (LAA) tersambar petir di jalur antara Stasiun Jurangmangu-Stasiun Sudimara petang ini menyebabkan gangguan luar biasa pada perjalanan sejumlah rangkaian KRL Commuter Line, Senin, 4 Mei 2026.

Salah satu rangkaian KRL yang tak bisa lagi melanjutkan perjalanan adalah KRL 1740D relasi Tanah Abang - Rangkasbitung seri JR 205.

KRL ini harus berhenti di Stasiun Jurangmangu dan seluruh penumpang diarahkan keluar dari kabin kereta. Akibatnya, penumpang menumpuk di sepanjang peron stasiun yang berada di sisi jalan tol Jakarta-Bintaro ini seperti dilaporkan akun instagram @J5 petang ini.

Penumpang berjubel dan sebagian beringsut keluar area stasiun untuk mencari moda transportasi alternatif untuk melanjutkan perjalanan menuju Serpong hingga Rangkasbitung.

Baca juga: Gangguan KRL di Stasiun Pondok Ranji dan Jurangmangu, Kabel LAA Diduga Tersambar Petir

Netizen lainnya, @fr.ds_27 melaporkan petang ini ada tiga rangkaian KRL tertahan di Stasiun Tanah Abang dan belum bisa memulai perjalanan menuju Serpong-Parungpanjang-Rangkasbitung karena gangguan di LAA.

Penumpukan penumpang terjadi di Stasiun Tanah Abang, Pondok Ranji, hingga Stasiun Sudimara petang ini.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved