Rabu, 27 Mei 2026

Polisi Usut Dugaan Penipuan Wedding Organizer Senilai Rp 84 Juta di Bekasi

Saat acara berlangsung pihak WO disebut tidak menepati janjinya untuk dekorasi tempat pernikahan hingga catering.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
HO/IST
DUGAAN PENIPUAN WO - Suasana acara pernikahan Feny Indah Fitria Ichwana dan Rinaldy Zullfi Setyawan di Islamic Centre Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi usai diduga menjadi korban penipuan oleh WO. Resepsi pernikahan yang sedianya digelar oleh wedding organizer (WO) batal karena pihak WO belum membayar gedung meski kedua pengantin sudah membayar lunas ke WO. 

 

Ringkasan Berita:
  • Polres Metro Jakarta Timur menerima laporan polisi korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO).
  • Peristiwa penipuan ini viral di media sosial di mana acara pernikahan ini digelar di Islamic Center Bekasi, Sabtu (23/5/2026).
  • Saat acara berlangsung pihak WO disebut tidak menepati janjinya untuk dekorasi tempat pernikahan hingga catering.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur menerima laporan polisi korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO).

Peristiwa penipuan ini viral di media sosial di mana acara pernikahan ini digelar di Islamic Center Bekasi, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Pengantin di Bekasi Jadi Korban Penipuan WO, Tamu Disajikan Makanan Kaki Lima dan Air Minum

Saat acara berlangsung pihak WO disebut tidak menepati janjinya untuk dekorasi tempat pernikahan hingga catering.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan mengatakan laporan polisi baru dibuat korban pada Minggu (24/5/2026) sore.

Menurutnya, alasan korban membuat laporan di Jakarta Timur karena lokasi kantor WO yang berada di bilangan Jakarta Garden City (JGC).

"LP sudah dibuat, otomatis kita melakukan kegiatan penyelidikan terlebih dahulu, kita sudah mengklarifikasi tiga orang saksi, terdiri dari dua korban suami istri, sama satu itu saudara si pengantin perempuan," ungkap AKBP Bayu kepada wartawan Senin (25/5/2026).

Pihak kepolisian tengah mengecek terlebih kantor terlapor yang berasa di JGC, Jakarta Timur.

"Kita mau cek kantornya di JGC seperti apa, katanya kan si korban sempat fiting baju di kantornya di JGC, kita mau cek dulu ke sana, bener nggak ada kantornya di sana," tuturnya.

Berdasarkan keterangan korban bahwa pemilik WO inisial R tidak bisa dihubungi saat acara pernikahan berlangsung.

Baca juga: Makin Marak, Masyarakat Diajak Mewaspadai Penipuan Digital Berbasis AI 

Hal ini pun membuat korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

"Sesuai LP, Rp 84 juta kalau gak salah, jadi sebelum berlangsung pernikahan, korban sempat menemui si pihak WO," bebernya.

Dalam video viral tampak pernikahan berlangsung tanpa adanya dekorasi dan catering yang dijanjikan oleh terduga terlapor WO.

Seorang wanita dalam video menceritakan bahwa saudaranya yang sedang prosesi pernikahan itu menjadi korban penipuan.

Meski tidak ada dekorasi dan catering, akad nikah tetap berlangsung dan dihadiri tamu undangan.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved