Jumat, 5 Juni 2026

Perbaikan Jalan Raya Lenteng Agung Jaksel Picu Kemacetan 2,5 Km ke Arah Depok

Perbaikan jalan ambles Lenteng Agung masih berlangsung, arus lalu lintas menyempit dan kemacetan panjang hingga 2,5 km.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
  • Perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, masih berlangsung hingga Senin (1/6/2026).
  • Kerusakan sepanjang 16 meter dengan kedalaman 3 meter menyebabkan arus lalu lintas menyempit dan macet hingga 2,5 km. 
  • Pemasangan box culvert dilakukan bertahap, sementara petugas gabungan mengatur arus kendaraan

TRIBUNNEWS.COM - Perbaikan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mengalami ambles masih berlangsung pada Senin (1/6/2026).

Kondisi tersebut berdampak pada penyempitan arus lalu lintas dan kemacetan panjang di kawasan tersebut.

Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok diketahui ambles pada Kamis (28/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat kejadian itu, jalan mengalami kerusakan dengan kedalaman sekitar tiga meter dan panjang kurang lebih 16 meter.

Situasi Terkini di Jalan Raya Lenteng Agung

Perkembangan terkini menunjukkan proses perbaikan masih dilakukan di sisi kanan dan kiri jalan.

Aktivitas pengerjaan membuat badan jalan menyempit sehingga arus kendaraan tersendat.

Dampak perbaikan tersebut menyebabkan kemacetan sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari kawasan Stasiun Universitas Pancasila menuju arah Depok, Jawa Barat.

Sejumlah pekerjaan perbaikan dilakukan, termasuk pengerukan sisi jalan dan pemasangan box culvert atau gorong-gorong beton bertulang berbentuk segi empat.

Tercatat sekitar tiga unit box culvert dipasang secara bertahap di lokasi.

Proses pemasangan dilakukan menggunakan alat berat ekskavator. Setelah pemasangan selesai, tahapan berikutnya adalah pengecoran jalan.

“Nanti malam udah mulai ngecor, kalau saat ini susah macet,” jelas petugas di lokasi.

Baca juga: Jalan Ambles di Lenteng Agung, Fahira Idris Desak Audit Infrastruktur Bawah Tanah Jakarta

Penyebab Kemacetan Arus Lalu Lintas

Kemacetan terjadi karena alat berat beberapa kali harus bergerak menyeberang jalan untuk mengambil material gorong-gorong.

Selain itu, penyempitan jalur juga membuat kendaraan harus bergantian melintas.

Lebar jalan yang semula sekitar empat hingga lima meter berkurang akibat pekerjaan di kedua sisi.

Kondisi ini membuat arus kendaraan, termasuk Transjakarta, minibus, Jaklingko, dan sepeda motor, harus berbagi jalur secara bergantian.

Biasanya, perjalanan dari Stasiun Universitas Pancasila menuju Jalan Raya Lenteng Agung dapat ditempuh dalam waktu tiga hingga lima menit saat kondisi lalu lintas normal.

Namun pada kondisi saat ini, waktu tempuh meningkat menjadi sekitar 20 menit.

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Sumber Daya Air (SDA), dan PPSU dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di lokasi.

Pengaturan dilakukan agar kendaraan tetap dapat melintas meski dengan sistem bergantian.

Jika tidak diatur secara ketat, kepadatan berpotensi semakin meningkat karena pengendara cenderung berebut jalur di titik penyempitan.

Namun dengan pengaturan di lapangan, arus kendaraan dapat terurai meski masih terjadi kepadatan.

Kronologi Jalan Ambles di Lenteng Agung

Insiden jalan ambles terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sejak Rabu (27/5/2026) malam dan menyebabkan gangguan arus lalu lintas utama dari arah Jakarta menuju Depok. Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah merilis kronologi resmi terkait peristiwa yang berdampak pada dua lajur jalan tersebut.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga, jalan ambles terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung (setelah Gang Empang) arah Depok dengan kedalaman mencapai sekitar tiga meter dan panjang kurang lebih 16 meter. Kerusakan tersebut diduga berkaitan dengan gangguan pada konstruksi saluran air di bawah jalan yang menyebabkan tanah menjadi kosong atau “kopong”.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan urutan kejadian mulai dari laporan awal hingga kondisi jalan ambles.

Pada Rabu, 27 Mei 2026 malam, tim Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Jagakarsa menerima laporan dari masyarakat dan petugas PPSU terkait indikasi awal kerusakan di permukaan jalan.

Memasuki Kamis, 28 Mei 2026 pagi hingga sore, petugas melakukan pemantauan dan tindakan darurat sementara di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi tanah di bawah jalan yang telah kosong atau “kopong”.

Dinas Bina Marga kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) karena dugaan kerusakan berasal dari saluran air di bawah badan jalan. Pada periode ini juga ditemukan retakan baru serta penurunan tanah susulan.

Pada Kamis malam, 28 Mei 2026, kondisi jalan dilaporkan semakin memburuk hingga terjadi ambles total yang memakan dua lajur jalan. Petugas kemudian memasang water barrier untuk mengamankan area terdampak.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul UPDATE Jalan Ambles di Lenteng Agung: Lalu Lintas Macet Parah, Gorong-gorong Dipasang

Sesuai Minatmu
Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved