Kebakaran di Kemayoran
Kebakaran di Kemayoran: 250 Bangunan Terdampak, 500 Orang Mengungsi
Sekitar 300 kepala keluarga (KK) dengan total kurang lebih 500 jiwa terdampak dalam kebakaran itu.
Ringkasan berita
- Kebakaran hebat melanda organisasi padat di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam.
- Sekitar 250 bangunan semi permanen terbakar dan sedikitnya 300 KK atau 500 jiwa terdampak.
- Api diduga berasal dari korsleting listrik dan cepat menyebar karena padatnya organisasi.
- Sebanyak 35 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyalakan api.
- Enam warga merasakan sesak napas akibat asap tebal dan dirawat di RS Hermina Kemayoran. Ratusan warga kini mengungsi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.
Berikut update informasi terbaru pagi ini mengenai kebaran tersebut.
500 jiwa terdampak
Data sementara, sekitar 300 kepala keluarga (KK) dengan total kurang lebih 500 jiwa terdampak dalam kebakaran itu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.50 WIB di wilayah RW 04 Kelurahan Kebon Kosong.
250 bangunan terdampak
Akibat kebakaran tersebut, sekitar 250 bangunan semi permanen terdampak.
Ratusan keluarga kini kehilangan tempat tinggal.
Api dengan cepat membesar karena kondisi permukiman yang padat dan bangunan rumah yang berdiri berdekatan satu sama lain.
Untuk mengendalikan situasi, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sekitar 35 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Banyak warga hanya bisa menyelamatkan pakaian yang melekat di badan ketika api mulai membesar dan melahap rumah mereka.
Tangis dan kepanikan mewarnai suasana di lokasi kebakaran.
Sejumlah warga terlihat duduk di pinggir jalan sambil menyaksikan rumah mereka hangus dilalap api.
Dugaan penyebab
Berdasarkan keterangan saksi, Darni, api diduga muncul sekitar pukul 21.00 WIB dari dua rumah di belakang kediamannya yang salah satunya diduga milik warga bernama Darmansyah.
Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik,” kata Erlyn seorang saksi mata.
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah mengatakan warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan tiga alat pemadam api ringan (APAR) milik Sekretariat RW 04.
"Namun api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain," ujar Kapolsek.
Enam Warga Sesak Napas Akibat Asap Tebal
Di tengah upaya pemadaman, petugas kesehatan menerima laporan adanya sejumlah warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap pekat dari kebakaran.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung menyebut terdapat enam orang warga yang mengalami sesak napas dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Saat ini ada enam orang korban yang mengalami sesak napas akibat asap tebal dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran untuk mendapatkan pertolongan," ungkapnya.
Pihak kepolisian bersama tenaga medis terus memantau kondisi para korban dan berharap tidak ada tambahan korban dengan kondisi yang lebih serius.
Sumber: Tribun Jakarta/Warta Kota/Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kebakaran-di-Jalan-Kemayoran-Gempol-Kebon-Kosong-Kemayoran.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.