Viral di Media Sosial
Tukang Cat Duco Diduga Peras Pekerja Billboard di Salemba Ditangkap Polisi, Mengaku Cuma Menegur
Viral di medsos aksi dugaan pemerasan tukang cat terhadap pekerja billboard di Salemba. Pelaku diamankan polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ringkasan Berita:
- Seorang tukang cat duko berinisial YM diamankan Polsek Senen setelah videonya viral karena diduga melakukan pemerasan terhadap pekerja billboard di Salemba, Jakarta Pusat.
- Peristiwa terjadi pada Minggu (14/6/2026) pukul 22.29 WIB saat pekerja billboard sedang melakukan bongkar pasang banner di Jalan Kramat Raya.
- Polisi masih melakukan pendalaman kasus karena pelaku membantah melakukan pemerasan dan mengaku hanya menegur korban agar memindahkan mobil.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kawasan Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, mendadak ramai diperbincangkan usai sebuah video aksi dugaan pemerasan terhadap pekerja proyek billboard viral di media sosial.
Terduga pelaku, seorang tukang cat duco yang biasa mangkal di lokasi tersebut, kini telah diamankan oleh Polsek Senen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kronologi Kejadian dan Video Viral
Dugaan pemalakan tersebut terekam kamera dan diunggah oleh beberapa akun Instagram, seperti @kabarjakpus24.
Dalam video itu, terlihat seorang pria mengenakan baju hitam dibalut rompi hijau muda, celana pendek jins biru, dan topi hitam.
Pria tersebut tampak mengarahkan kamera ponselnya ke arah perekam video, lalu mengambil foto perekam, serta memotret kondisi tepi jalan dan trotoar tempat kendaraan terparkir.
Di tengah suasana jalan yang ramai kendaraan, perekam video menyebut pria tersebut sedang melakukan pemalakan.
"Tukang cat duco Senen malak-malakin orang kerja. Tolong Pemprov DKI, sudah ganggu lalu lintas," ujar perekam video.
"Nih orangnya sudah malak-malakin nih. Orangnya malak-malakin orang kerja nih. Di Kramat Sentiong nih, mental pengemis nih," sambungnya.
Baca juga: Sosok Aiptu Udin, Viral Dosen Berseragam Polisi Tanda Tangani Skripsi Mahasiswi
Kapolsek Senen, Kompol Widodo Saputro, menyatakan pihaknya langsung menangani kasus tersebut setelah video itu beredar dan mengamankan pelaku berinisial YM.
"Betul, pelaku masih diamankan," kata Kompol Widodo saat dihubungi wartawan, Selasa (16/6/2026).
Berdasarkan pemeriksaan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekira pukul 22.29 WIB saat mobil bak terbuka milik pekerja sedang bongkar pasang banner pegadaian di pinggir jalan.
Pengakuan Terduga Pelaku
Dalam pemeriksaan, pelaku YM membantah melakukan pemerasan terhadap para pekerja.
Ia mengklaim hanya menegur korban agar memindahkan kendaraannya yang dianggap menghalangi tempatnya bekerja.
"Kemudian diduga pelaku menegur pekerja dengan meminta untuk menggeser mobil baknya karena menghalangi tempat bekerjanya diduga pelaku," ungkap Widodo.
Meski pelaku memberikan pengakuan tersebut, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman terkait kasus ini.
Baca juga: Tiga ART Asal Indonesia di Malaysia Disiksa lalu Dibuang Majikan, Setahun Baru Berani Lapor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemerasan-pemalakan-tukang-cat-duco-terhadap-pekerja-billboard-di-Salemba-Jakarta-Pusat.jpg)