MotoGP Mandalika

Dorna Anggap Pawang Hujan Tak Perlu, Rara Sempat Dilarang ke Paddock, Akui Telat Kendalikan Hujan

Dorna Anggap Pawang Hujan Tak Perlu, Rara Sempat Dilarang ke Paddock, Akui Telat Kendalikan Hujan
TribunBali.com I Nyoman Mahayasa/Kompas.com Firzie A Idris
Pawang hujan Rara Istiani Wulandari saat melaksanakan tugasnya (kiri), Jumat (18/3/2022), di sekitaran Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Ribuan ofisial dan kru Dorna dianggap tidak banyak yang mengetahui Rara sebagai pawang hujan Sirkuit Mandalika.

Pembalap dari tim Honda Team Asia Mario Aji (kiri) pada seri kedua Moto3 di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). Mario Aji finish pada posisi ke-14. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pembalap dari tim Honda Team Asia Mario Aji (kiri) pada seri kedua Moto3 di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). Mario Aji finish pada posisi ke-14. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Nah kalau saat di eventnya Erick Thohir itukan wajah saya selalu disebarluaskan oleh penyelenggara. Jadi saya bisa bebas keluar masuk ke area manapun. Nah kalau paddock ini kan sangat dijaga ketat oleh security," jelas Rara.

Rara menganggap dirinya merasa tidak dibutuhkan oleh pihak Dorna sehingga ia tidak diberikan ID card All Access.

Baca juga: Ciri Khas Asli Indonesia, Ini Dia Cinderamata untuk Pebalap MotoGP Mandalika 2022

Padahal sebelumnya Rara selalu ritual di dalam area paddock tepatnya di sekitar tikungan 1 Sirkuit Mandalika.

"Kemarin itu kan saat pengaspalan ulang saya selalu melakukan ritual di sana (sekitar Paddock). Karena hari ini telat ya sudah hujan turun besar," tutur Rara.

Baca juga: Alshad Ahmad dan Tiara Andini Nonton Bareng MotoGP di Mandalika

Terkait berhasil atau tidaknya mengendalikan hujan di Sirkuit Mandalika Rara mengaku tidak mau mengambil pusing.

Pro kontra yang terjadi mengenai kearifan lokal khususnya berbau klenik merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia.

"Saya tidak masalah ya orang mencaci maki saya. Tapikan ini ada buktinya. Saya berhasil tadi kendalikan hujan," tambahnya.

Dia sebelumnya telah memprediksi hujan akan turun karena dirinya telah diminta MGPA untuk melakukan pendinginan aspal.

"Masyarakat Lombok harus bangga karena event MotoGP Mandalika berjalan dengan Sukses. Saya hanya menjalankan tugas saya dengan baik," pungkas Rara.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Pawang Hujan MotoGP Mandalika Disebut Gagal kendalikan Cuaca, Rara Isti: 'Tapi kan Ada Buktinya'

Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait

MotoGP Mandalika

KOMENTAR

Berita Terkini