Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Oesman Sapta Sebut Indonesia Butuh Kader Ekonomi

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta meminta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk ikut mencetak kader Ekonomi.

Oesman Sapta Sebut Indonesia Butuh Kader Ekonomi
TRIBUNNEWS.COM/DENNIS DESTRYAWAN
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang meminta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk ikut mencetak kader Ekonomi.

Ini penting karena Indonesia saat ini kekurangan ahli di bidang ekonomi.

Tidak seperti kader politik yang jumlahnya sudah sangat banyak.

Keberadaan kader ekonomi, kata Oesman Sapta sangat dibutuhkan.

Ekonomi akan meningkat jika negara memiliiki banyak kader ekonomi.

Hal ini penting, karena dengan meningkatnya ekonomi bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Oesman Sapta, saat membuka advance Training PB HMI sekaligus Sosialisasi 4 pilar MPR RI.

Acara tersebut berlangsung di Graha Insan Cita Jalan Kelapa Dua Raya Nomor 100, Bukit Jaya, Kota Depok, Minggu (19/6/2016).

Pada kesempatan itu, Oesman Sapta berharap para calon pemimpin yang berasal dari HMI berani menjadi dirinya sendiri. Tidak meniru orang lain.

Berani memegang dan menerapkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Empat pilar MPR RI adalah bagian terakhir dari pertahanan bangsa. Jangan mimpi jadi pemimpin kalau dia melupakan empat pilar", kata Oesman Sapta.

HMI kata Oesman Sapta merupakan organisasi besar.

Karena itu, kader-kader HMI harus menjadi pemimpin bangsa yang besar dimasa depan.

Apalagi, kader-kader HMI orang-orang terdidik, cerdas, dan memahami sejarah perjalanan bangsa.

"Saya ini orang jalanan. Ayah meninggal saat saya umur 8 tahun. Pada usia 11 tahun saya jualan rokok.lalu jadi kuli angkut pada umur 18 tahun, tapi sekarang saya bisa berdiri di sini. Karena itu kader HMI harus bisa berprestasi lebih tinggi dibanding apa yang saya capai", katanya.

Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved