Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Kemajemukan Bangsa Indonesia Anugerah Yang Harus Kita Rawat

Walaupun kita berbeda suku dan agama, Marsiaman menyatakan, kita tetap satu sebagai bangsa, yaitu bangsa Indonesia.

Kemajemukan Bangsa Indonesia Anugerah Yang Harus Kita Rawat
Ist
Marsiaman Saragih, Sosialisasi 4 Pilar MPR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan yang juga anggota MPR RI Marsiaman Saragih melakukan acara Sosialisasi 4 Pilar MPR dengan Federasi Serikat Pekerja Niaga Bank Jasa dan Asuransi (NIBA) Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (28/11/2019) silam.

Dalam paparannya, anggota Komisi XI DPR ini kembali menekankan kemajemukan bangsa Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku dan agama.

"Kemajemukan ini adalah suatu anugerah yang harus kita jaga dan kita rawat atau pelihara bersama-sama," kata Marsiaman menjelaskan pilar bhineka tunggal Ika.

Walaupun kita berbeda suku dan agama, Marsiaman menyatakan, kita tetap satu sebagai bangsa, yaitu bangsa Indonesia.

Baca: MPR Tunggu Sikap Resmi PHDI Terkait Amandemen UUD

Selanjutnya Marsiaman menyatakan, para pendiri bangsa telah menetapkan dasar berbangsa yang harus kita pedomani dalam kehidupan sehari-hari, yaitu Pancasila.

Dia mengajak semua elemen masyarakat, termasuk pekerja menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila kata Marsiaman adalah sumber dari sumber dari segala hukum.

Karena itu apabila terdapat perselisihan kerja antara serikat pekerja dengan perusahaan sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum.

"Pancasila menjadi inspirasi dan menjiwai perilaku kita dalam hidup sehari-hari termasuk dengan pekerja,"imbuhnya.

Baca: BPIP: Keadilan Sosial Harus jadi Perhatian Pemerintah

Di bagian lain, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, masyarakat harus saling menghormati satu dengan yang lain sekaligus menjaga persatuan dalam wadah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

"Jangan mudah terprovokasi berita-berita yang bersifat memecah belah. Selalu memeriksa kebenaran suatu sumber berita."

Marsiaman mengingatkan peserta sehubungan dengan banyaknya berita hoaks yang beredar melalui internet.

Dengan memegang Pancasila sebagai penuntun dalam kehidupan bermasyarakat, maka persatuan akan terjaga. Segala upaya yang bertujuan memecah belah masyarakat akan mudah ditangkal. (*)

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved