Breaking News:
Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Bersama Depinas SOKSI, Bamsoet Deklarasikan SOKSI Z

Program SOKSI Z adalah program merangkul Generasi Z, khususnya dari usia muda yang sedang menempuh pendidikan di SMA hingga perguruan tinggi

Humas MPR RI
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet dalam deklarasi SOKSI Z, di Bali, Sabtu (30/1/2021).  

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung upaya Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) merangkul Generasi Z, khususnya dari usia muda yang sedang menempuh pendidikan di SMA hingga perguruan tinggi, untuk aktif berorganisasi, melalui program SOKSI Z. Sehingga menambah pengalaman mereka dalam bersosialisasi di berbagai kegiatan kemasyarakatan, sekaligus mempersiapkan diri menyambut tongkat estafet kepemimpinan bangsa. 

"Mengingat dalam paparan terbaru hasil Sensus Penduduk (SP) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat jumlah penduduk Indonesia hingga September 2020 mencapai 270,2 juta jiwa. Sebanyak 27,94 persen atau sebesar 75,5 juta jiwa merupakan Generasi Z kelahiran 1997-2012, yang kini berusia 8-23 tahun," ujar Bamsoet dalam deklarasi SOKSI Z, di Bali, Sabtu (30/1/2021). 

Turut hadir para pengurus Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, antara lain Ketua Dewan Pembina Bobby Suhardiman, Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Ketua Harian AA Bagus Adhi Mahendra dan Wakil Ketua Umum Andi Achmad Dara. 

Ketua DPR RI ke-20 ini menilai Generasi Z memiliki banyak keunggulan. Antara lain multitasking, berpikiran terbuka, kritis dalam pemecahan masalah, memiliki ambisi untuk sukses, serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi. 

"Dengan bergabung dalam SOKSI Z, berbagai keunggulan yang telah mereka miliki akan ditingkatkan. Sehingga bisa menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Memiliki integritas tinggi sebagai anak biologis Pancasila, dengan kapasitas unggulan berbasiskan budaya bangsa," kata Bamsoet. 

Wakil Ketua Umum SOKSI ini memaparkan, dalam 'Digital Consumers of Tomorrow, Here Today', sebuah studi yang dilakukan Facebook dan Bain & Company, yang diluncurkan Agustus 2020 lalu, memprediksi konsumen digital Indonesia pada tahun 2020 mencapai 137 juta orang. Meningkat sekitar 15 persen dari tahun 2019. Menunjukan besarnya market konsumen digital, sekaligus besarnya peluang usaha rintisan berbasis digital. Cocok dengan karakteristik Generasi Z

"Karenanya dalam SOKSI Z, para Generasi Z juga akan mendapatkan banyak pengembangan kewirausahaan. Sehingga mereka bisa menjadi bagian dari ujung tombak perekonomian bangsa," pungkas Bamsoet.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved