Penusukan Mahasiswi UPH
Ini Dia Kronologi Pergulatan Listia dan Maisya
Bagai
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bagaimana ihwal terjadinya penusukan antar mahasiswa di Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta. Listya alias Tia sang korban menceritakan, awal mula kejadian tersebut ketika ia mau pulang dari kampus tiba-tiba Maisya meminta tumpangan hingga depan Puri Indah.
Selama diperjalanan, Maisya bertanya banyak hal tentang mengendarai mobil. "Kalo rem injak mana ya, kalo gas mana ya," tutur Tia kepada ayahnya.
Sampai di Puri Indah, Maisya tak lantas turun. Ketika Tia mempersilakan keluar, Maisya malah mengeluarkan pisau dari dalam tas miliknya dan tanpa babibu lagi langsung bertubi-tubi menghujani Tia dengan tusukan.
"Tia sempat melawan bahkan menendang Maisya dengan kakinya. Sayang pergerakan Tia tak leluasa karena dia di belakang kemudi dan masih terpasang safety belt ditubuhnya," ujar Obed sang ayah.
Pergulatan di dalam mobil Toyota Yaris silver nomor polisi B 1733 BFP yang dikemudikan Tia membuat mobil matic tersebut jalan sendiri hingga menabrak mobil yang sedang diparkir di pinggir jalan. Beberapa warga yang melihat langsung mengeluarkan Tia dan melarikan ke rumah sakit. Sementara Maisya saat itu terlihat bengong setelah melihat temannya berlumuran darah, jelas beberapa saksi mata.