Sabtu, 11 April 2026

Dua Ribu Facebooker Tuntut Pemerintah Reposisi Polri

Sedikitnya 2.000 facebooker akan berkumpul di bundaran Hotel Indonesia mendesak pemerintah agar posisi Polri ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Iswidodo
Laporan Tribunnews. com, Aadi suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sedikitnya 2.000 facebooker akan berkumpul di bundaran Hotel Indonesia mendesak pemerintah agar posisi Polri ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri.

Aksi damai ini akan dilaksanakan Senin (17/5/2010) pukul 13.00 WIB. Mereka adalah para  Facebooker “Dukung Susno Duadji Untuk Kebenaran”.

“Kami dalam aksi damai nanti akan menuntut pemerintah agar  melakukan reposisi terhadap Polri. Kapolri tidak lagi setingkat menteri tapi harus di bawah Mendagri,” kata Anton, humas Facebooker saat dihubungi wartawan Tribunnews.com.

Selain itu, mereka pun menginginkan supaya tim independen yang dibentuk Polri tidak hanya berasal dari anggota Polri saja, tapi harus melibatkan pihak lain di luar institusi Polri.

“Bila hanya dari unsur Polri saja, itu tidak fair bagi Susno. Susno yang bitang tiga saja diperlakukan seperti itu, apa lagi yang lain. Kenapa kedua jenderal (Raja Erisman dan Edmond Ilyas) yang jelas-jelas terlibat tidak diproses terlebih dahulu,” terangnya.

Tuntutan yang lainnya, facebooker pun meminta bila Satgas Anti Mafia Hukum diganti namanya menjadi Komisi Anti Mafia Hukum.
Negara ini sudah sangat kronis dalam penegakan hukum dan bisa dikatakan negara Indonesia harus dikatakan darurat hukum. Makanya adanya Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi, menunjukan bahwa negara ini sudah darurat hukum,”paparnya.

Menurutnya dalam penegakan hukum di Indonesia perlu diperbaiki adalah aparat penegak hukumnya bukan system hukumnya. “Kalau system hukumnya sih sudah baik, tapi aparat penegak hukumnya yang perlu diperbaiki, supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved