Penganiayaan Aktivis ICW
Aktivis ICW yang Dianiaya Getol Ungkit "Rekening Gendut" Polri
Aktivis ICW yang lantang menyuarakan pemeriksaan "rekening gendut" para perwira tinggi Polri, dianiaya sejumlah orang tak dikenal.
Ketua Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) ini selama ini dikenal sebagai orang yang aktif mendesak pengusutan rekening perwira tinggi di kepolisian. Selain mendesak pengusutan "rekening gendut" perwira tinggi Polri yang diberitakan majalah Tempo, Tama juga mengungkap "rekening gendut" senilai Rp 95 miliar milik Brigadir Jenderal BG.
Ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Ronald, rekan Tama, mengatakan, kondisi Tama saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Asri di Jakarta Selatan. "Ada luka sobek yang harus dijahit. Saat ini masih dijahit oleh dokter," kata Ronald kepada Tribunnews.com, saat dihubungi melalui selulernya.
Dikatakan Ronald, pihaknya belum dapat memastikan apakah akan melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib atau tidak. "Kita tunggu saja hasil pemeriksaan (dokter)," ujarnya.(*)