Jumat, 10 April 2026

Penangkapan Baasyir

Penangkapan Ba'asyir Bakal Jadi Bumerang Buat Polri

Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo berpendapat, penangkapan Ba'asyir akan menjadi bumerang buat Polri

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo berpendapat bahwa penangkapan Ustad Abu Bakar Ba'asyir oleh Densus 88 kemarin, akan menjadi bumerang buat Polri apabila penyidik tidak mampu membuktikan apa yang disangkakan.

"Bagaimanapun Abu Bakar Ba'asyir adalah orang yang sekarang menjadi perhatian dari masyarakat. Kalau aparat penegak hukum tidak bisa membuktikan ini, latarbelakangnya, maka ini akan menjadi bumerang bagi kepolisian itu sendiri," jelas Pramono di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

Saat ditanya mengenai apakah penangkapan Ba'asyir ini terkait dengan persaingan calon Kapolri, Pramono mengaku bila dirinya bukan termasuk orang yang mau berprejudis dalam hal ini. "Tentunya apapun kita harus percaya dengan tindakan yang dilakukan oleh kepolisian. Tetapi yang penting nantinya, kepolisian benar-benar bisa membuktikan tuduhannya," katanya.

Seperti diketahui, proses hukum terhadap Ba'asyir beberapa waktu lalu adalah masalah dokumen keimigrasian. Bukan seperti yang dituduhkan di awal penangkapan Ba'asyir, yakni sebagai aktor dibalik kegiatan terorisme di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, kader dari PDI Perjuangan ini menganggap kalau hal tersebut merupakan statement kepolisian, aktifitas yang ditengarai dianggap oleh penguasa sebagai terorisme.

"Ini harus dibuktikan, pembuktian di persidangan, tentunya publik harus mengawasi hal itu supaya tidak timbul kesan untuk mengalihkan isu dan rivalitas ditubuh polri," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved