SBY Batal ke Belanda
Kedubes Belanda Bungkam
Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia memilih bungkam terkait pembatalan keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia memilih bungkam terkait pembatalan keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Negeri Kincir Angin, karena akan ditangkap oleh pemerintah Belanda. Sejumlah wartawan yang berusaha mendapatkan keterangan resmi diminta untuk tidak berada di depan pintu gerbang Kedubes Belanda di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
"Mohon maaf, perintah dari dalam mengatakan tidak ada jumpa pers. Dan Anda diminta untuk tidak berada di sini," ungkap Timbul, salah satu anggota Satuan Pengamanan Kedubes Belanda, kepada wartawan di depan pintu gerbang Kedubes Belanda, Jakarta, Selasa (5/10/2010).
Tidak hanya itu, Timbul juga melarang kameramen televisi mengambil gambar aktifitas di daerah gerbang Kedubes. Sembari menutup moncong kamera televisi yang mengarah ke gerbang, Timbul berkata, "Kan tadi saya tanya Anda mau ngambil gambar apa?" katanya. Kala itu dua unit mobil Kedubes Belanda akan keluar dari lingkungan dalam Kedubes.
"Karena dari dalam belum ada perintah," lanjut Timbul menjelaskan tindakan pelarangan yang dilakukan.
Hingga pukul 16.00 WIB, suasana Kedubes Belanda sendiri tampak sepi. Tidak ada aktifitas mencolok yang tampak dari depan pintu gerbang Kedubes. Hanya saja tiga anggota satpam berdiri di depan pintu gerbang, mendekat ke bibir jalan HR Rasuna Said.(*)