Gayus Keluar Penjara
Puan: Gayus Bukti Hukum Pemerintahan SBY Lemah
Putri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, angkat bicara terkait terungkapnya Gayus Tambunan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, angkat bicara terkait terungkapnya Gayus Tambunan yang bisa keluar masuk rutan Mako Brimob dengan leluasa.
Puan yang tak lain Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga ini tegas menyatakan, kasus Gayus sebagai bukti lemahnya penegakkan hukum yang dijalankan oleh pemerintahan SBY-Boediono.
"Kasus Gayus ini menandakan betapa lemahnya hukum sekarang ini, di negara ini. Kalau ingin menegakkan hukum, ya lakukan dengan baik dan benar," kata Puan seusai membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-undangan di Kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jumat (19/11/2010) kemarin.
Puan secara tegas kemudian menyatakan, siapa yang berada di belakang Gayus, termasuk dugaan adanya pertemuan Gayus Tambunan dengan salah seorang tokoh politik saat berada di Bali, haruslah diungkap. Hal ini harus dilakukan, demi penegakkan hukum yang baik dan benar.
"Siapapun, yang memback up ataupun yang melindungi (Gayus), saya rasa itu harus diusut secara tuntas. Saya rasa, kasus Gayus ini sangat tidak beretikalah.Orang yang sudah ditahan, masuk dalam tahanan kemudian keluar, bisa jalan-jalan. Bahkan, dengan leluasa pergi ke luar kota nonton pertandingan yang harusnya tidak dilakukan. Ini menunjukkan, betapa lemahnya hukum di negara kita," kata Puan Maharani.