Jumat, 5 Juni 2026

Bentrok Cikeusik

Kabareskrim : Ujang Surya yang Provokasi Usir Ahmadiyah

Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan terdapat nama H Ujang Surya yang dalam beberapa hari sebelum kerusuhan Cikeusik,

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan terdapat nama H Ujang Surya yang dalam beberapa hari sebelum kerusuhan Cikeusik, melakukan provokasi ke massa di tempat tersebut. Dia juga lah yang menggunakan telepon dan sms serta memanfaatkan Endang Binuangeun sebagai aktor penggerak utama.

"Endang diketahui pula mengirimkan pesan singkat yang sama pada tanggal 4 Februari 2011 kepada seluruh massa di Cikeusik, Banten. Endang sudah mulai menyebar pengaruh dan memprovokasi para kyai, tokoh agama dan santri sejak tanggal 26 Januari 2011. Kabar tersebut berupa ajakan untuk melakukan pengusiran terhadap Jemaat Ahmadiyah Cikeusik dengan kata-kata "Ngagempur"," ujar Ito saat rapat dengar pendapat umum di Komisi VIII DPR, Jakarta, Kamis (3/3/2011).

Meski begitu, Ito tidak menjelaskan dengan gamblang siapa nama Endang Binuangeun tersebut dan darimana berasal. Dari daftar 12 orang tersangka pun nama itu tidak ada.

Berikut isi pesan singkat yang disebar Endang Binuangeun :

"Mari bersama tegakkan aqidah Islam bubarkan Ahmadiyah yang ada di Cikeusik supaya pada hari H massa berkumpul di Masjid Cangkore dengan memakai pita biru".

Selain itu, lanjut Ito, pemicu lain terjadinya kekerasan terhadap Ahmadiyah di Cikeusik, Banten adalah adanya sikap provokatif dari kelompok Ahmadiyah, Jakarta kepada polisi yang bermaksud mengamankan kediaman salah seorang Jemaat Ahmadiyah bernama Ismail Suparman, khususnya dari saudara Deden Sujana yang mengeluarkan kata-kata antara lain :

"Bapak-bapak jangan pusing-pusing, kalau sudah tidak mampu menjaga saya, keluar saja, saya akan mempertahankan sampai titik darah terakhir".

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved