Kamis, 9 April 2026

DPR Tonton Video Porno

Arifinto Pernah Ikut Tolak Film Seksi Julia Perez

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Arifinto pernah menolak film “Arwah Goyang Karawang” yang dibintangi Dewi Persik dan Julia Perez

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Arifinto tiba-tiba membuat heboh. Dari sebuah jepretan kamera wartawan foto Media Indonesia, Arifinto kedapatan mengakses film porno dari galaxy tab ketika sedang mengikuti sidang paripurna DPR RI di gedung DPR RI Jakarta, Jumat (8/4/2011).

Siapa sebenarnya Arifinto? Dari penelusuran Tribunnews.com, Arifinto saat ini merupakan Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi soal infrastruktur dan sektor perhubungan.

Arifinto lahir di Bukittinggi 23 Juni 1961 silam. Arifinto terpilih menjadi anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil)Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Purwakarta, Karawang, dan Bekasi dengan perolehan suara 38.871 pemilih. Arifinto satu daerah pemilihan dengan Nurul Arifin (artis dan anggota DPR Fraksi Golkar).

Karena berasal dari Dapil Karawang maka, Arifinto merasa punya tugas dan kewenangan untuk menerima konstituennya ketika memiliki aspirasi untuk dia perjuangkan.

Dikutip dari situs www.fraksi-pks-karawang.com, Arifinto pada 17 Februari 2011 lalu menyempatkan diri menerima konstituennya para ibu-ibu rumah tangga dari Karawang di gedung DPR RI.

Puluhan ibu-ibu ini mendatangi gedung DPR RI Senayan, Jakarta. Mereka memprotes beredarnya film “Arwah Goyang Karawang” yang lebih menampilkan pornografi dan pornoaksi daripada kesenian Karawang. Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Karawang meminta DPR, khususnya Komisi X, menghentikan film yang telah diputar di bioskop seluruh Indonesia.

Anggota Fraksi PKS Arifinto dan Nurhasan Zaidi yang menerima kehadiran mereka berjanji akan meneruskan permintaan itu kepada pihak yang berwenang.

“Terima kasih atas kepercayannya kepada kami. Saya akan berkoordinasi dengan anggota DPR RI dari Komisi X yang secara teknis membidangi persoalan ini,” kata Arifinto kala itu.

Anggota DPR RI asal Dapil Karawang ini mengatakan, dirinya baru tahu ada film tersebut saat ibu-ibu melakukan protes. Dari informasi tersebut, Dia sepakat bahwa film tersebut tidak pantas beredar, karena berakibat rusaknya generasi bangsa. Arifinto pun berjanji akan terus mengawal tuntutan masyarakat karawang itu agar diperhatikan oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait.

“Jika film tersebut tidak ada hubungan antara judul, alur film serta kesenian, Saya sepakat film tersebut harus dihentikan,” ujar Arifinto yang duduk di Komisi V DPR RI tersebut.

Sikap Arifinto itu diamini oleh koleganya dari Komisi X, Nurhasan Zaidi yang juga hadir dalam pertemuan itu.
Film "Arwah Goyang Karawang" beberapa waktu lalu menyedot protes karena dianggap terlalu mengumbar pornografi. Film yang dibintangi Dewi Persik dan Julia Perez itu dianggap meresahkan masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved