Rabu, 10 Juni 2026

Skandal Ruhut Sitompul

Anna Bantah Laporkan Ruhut Selingkuh Bermotif Politis

Anna Rudhiantiana Legawati membantah punya kepentingan politik di balik pelaporan dugaan pemalsuan akta otentik dan selingkuh Ruhut

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Prawira

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski pernah sama-sama besar di Partai Golkar, Anna Rudhiantiana Legawati membantah punya kepentingan politik di balik pelaporan dugaan pemalsuan akta otentik dan selingkuh Ruhut "Poltak" Sitompul yang kini menjadi politisi Partai Demokrat.

Ia menegaskan, pelaporan kasus suaminya ke kepolisian ini adalah murni urusan rumah tangga. "Enggak ada, enggak ada politis. Jauh dari politik. Ini urusan keluarga. Jadi, saya tidak mau ke ranah politik dan SARA," tegas Anna saat hendak diperiksa sebagai saksi pelapor kasus ini di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (18/7/2011).

Hingga sepekan pasca-pelaporan kasus ini ke kepolisian, Anna belum memastikan waktu melaporkan perbuatan pemalsuan jati diri dan selingkuh Ruhut ini ke Badan Kehormatan (BK) DPR RI. "Secepatnya," katanya.

Senin (11/7) lalu, Anna melaporkan suaminya Ruhut Sitompul ke Bareskrim Polri, dengan tuduhan melakukan perselingkuhan dan pemalsuan surat, termasuk jati dirinya sebagai anggota DPR RI.

Anna tak terima suami sahnya, Ruhut, justru menikah lagi dengan wanita idamannya, Diana Leovita, pada Mei 2008. Apalagi, data diri yang digunakan Ruhut sebagai syarat untuk menikahi Diana itu diduga palsu, yakni status bujangan.

Dalam laporan dengan No: TBL/259/VII/2011 Ruhut dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen, Pasal 279 KUHP tentang menghilangkan status pernikahan. Pasal 284 KUHP tentang pezinahan, serta PP No.9 Tahun 1975.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved