Ferry Windu Karsa Tenggelam
Korban Tewas Jadi 10 Orang, Wabup Belum Ditemukan
jumlah korban meninggal musibah tenggelamnya KMP Windu Karsa bertambah menjadi 10 orang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Connie MS, staf direktorat operasi dan latihan Basarnas menyebutkan jumlah korban meninggal musibah tenggelamnya KMP Windu Karsa bertambah menjadi 10 orang.
Sebelumnya, kemarin, dikabarkan jumlah korban meningal dunia 9 orang. Korban meninggal dunia kesepuluh yang ditemukan, menurutnya baru dikonfirmasi SAR sekitar pukul 22.40 WIB.
"Selamat 93, Meninggal 10, Pencarian 26," sebutnya saar ditemui di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2011 (1432 H) Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (30/8/2011).
Hal ini senada juga dikatakan IGN Bambang Tjahjonon, direktur Bandar Udara Ditjen perhubungan udara, yang menjadi ketua harian Shift 1 Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2011 (1432 H) Kementerian Perhubungan.
"KMP Windu Karsa, diperoleh data dari Syahbandar Kolaka dengan total POB/penumpang tercatat 122 orang. 76 orang selamat, 10 orang meninggal, 26 orang belum ditemukan, data tidak termasuk jumlah ABK yang belum diketaui secara pasti," jelasnya, di tempat dan hari yang sama.
Berdasarkan data yang didapat dari Kansar Kendari, Senin (29/8/2011), mengenai KM Windu Karsa, yang diperoleh dari Syahbandar Kolaka, total 122 penumpang yang tercatat/POB.
Lebih lanjut setelah dikonfirmasi mengenai nama korban meninggal dunia yang baru ditemukan, Connie menyebut korban tersebut atas nama Rahim (24).
Hingga berita ini diturunkan Wakil Bupati Kolaka Utara masih belum ditemukan dan termasuk ke dalam korban yang masih terus dicari.
Sebelumnya dilaporkan nama 9 orang meninggal dunia tersebut: Hj Lina, warga Jalan Cakalang, Kolaka 2; Anwar Nompo, warga Jalan Cakalang, Kolaka; Hafidz, 9 bulan, warga Kolaka 4; Musmira (21), warga Kolaka 5; Amanda (22) warga Kolaka 6; Bustam Onembute (50), laki-laki 7; Takbir Bambaya (23), laki-laki, warga Bombana (23); Hj Nafsah (60); Ny Hilmadani K (22).