Kapolsek Mulia Tewas Ditembak
Belum Ada Keterkaitan Pembunuhan dengan Kongres Papua
Sutarman juga mengatakan belum melihat adanya unsur perencanaan dalam kejadian tersebut
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Mabes Polri belum menemukan adanya keterkaitan antara Kongres Rakyat Papua III dengan kasus pembunuhan Kapolsek Mulia AKP Dominggus Oktavianus Awes.
"Saya kira tidak (terkait). Masih belum tahu juga. Masih dalam penyelidikan karena kan tim kita baru turun," ujar Kabareskrim Komjen Pol Sutarman di Mako Brimob, Depok, Selasa (25/10/2011).
Sutarman juga mengatakan belum melihat adanya unsur perencanaan dalam kejadian tersebut. Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengatakan pelaku kekerasan di Papua selalu mengincar petugas bila sedang bertugas seorang diri. "Bila tidak ada pengawalnya dapat direbut senjatanya oleh mereka," kata Sutarman.
Sementara untuk kasus kongres Dewan Rakyat Papua III, Mabes Polri telah menahan enam orang pelaku yang akan melakukan tindakan makar terhadap Indonesia.
"Apapun bentuk kegiatan kelompok-kelompok yang ingin mendirikan negara di dalam Indonesia kita harus melaksanakan penegakan hukum," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, kepolisian dibantu anggota TNI menangkap sekitar 360 orang dari ribuan orang yang mengikuti kongres pada 19 Oktober 2011. Enam orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar, karena mendeklarasikan pembentukan negara federasi Papua Barat.
Sementara, Dominggus tewas setelah ditembak dua kali dari jarak dekat oleh dua anggota kelompok separatis saat tengah tugas pengamanan di Bandar Udara Mulia, Senin (24/10/2011). Nahasnya, kapolsek tersebut tewas oleh senjata api miliknya sendiri yang dirampas pelaku.