Kamis, 11 Juni 2026

Ambang Batas Parlemen

PPP Pertimbangkan Keluar dari Setgab Koalisi

Keberadaan Setgab Koalisi dipertanyakan lantaran tidak menyelesaikan masalah kukuhnya sikap Partai Demokrat dan Golkar

Tayang:
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberadaan Setgab Koalisi dipertanyakan lantaran tidak menyelesaikan masalah kukuhnya sikap Partai Demokrat dan Golkar terkait ambang batas parlemen(Parliamentary Threshold) sebesar 4 persen. Partai Persatuan Pembangunan(PPP) pun meminta agar Setgab Koalisi membicarakan hal tersebut.

"Apapun namanya itu konsekuensi logis isu yang timbulkan polarisasi pendapat dan merasa pendapat sama bergabung itu masalah lumrah enggak ada urusan dengan itu (cengeng). PPP minta agar Setgab koalisi membicarakan ini jadi jangan hanya didirikan untuk selesaikan masalah pragmatis saja tapi juga harus bicarakan yang lebih besar persoalan yang menonjol adalah persoalan prinsipil membangun sistem perpolitikan di Indonesia," ujar Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim Syaifuddin di gedung DPR, Jakarta, Senin (7/11/2011).

Menurut Lukman, apabila sama sekali tidak membahas persoalan tersebut Setgab sama sekali tidak memiliki makna. "Ya dalam hal ini kita lihat setgab tak miliki makna jika tidak dibahas sama sekali," jelasnya.

PPP lanjut Lukman, juga akan berpikir ulang posisinya di dalam Setgab Koalisi apabila permasalahan ambang batas parlemen tidak dibahas. "PPP harus berpikir ulang masihkah perlu di dalam atau tidak. Ya itu (soal keluar) kan bagian yang harus kita pertimbangkan, komunikasi dengan partai tengah lain itu jalan terus," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved