Kelompok Abu Omar Terlibat Pembacokkan Matori Abdul Djalil

Selain kepemilikan senjata api, kelompok pemasok senjata api ilegal Abu Omar, juga terlibat upaya pembunuhan mantan Menhan

Penulis: Abdul Qodir
zoom-inlihat foto Kelompok Abu Omar Terlibat Pembacokkan Matori Abdul Djalil
Yogi Gustaman/Tribunnews.com
Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain kepemilikan senjata api, kelompok pemasok senjata api ilegal Abu Omar, juga terlibat upaya pembunuhan mantan Menhan dan Ketua Umum PKB Matori Abdul Djalil pada 1999 dan pemasok senjata api ke kelompok yang menyerang Pos Brimob di Desa Loki, Pulau Seram, Ambon, pada 2004.

Saat itu, Matori selamat dari percobaan pembunuhan, sementara sejumlah polisi tewas dalam penyerangan ke pos Brimob itu.

"Juga terkait dengan beberapa kasus terdahulu seperti pada tahun 1999 lalu, kemudian adanya percobaan pembunuhan terhadap salah satu pejabat negara kita," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2011).

Sejauh ini, Densus Antiteror 88 Polri menangkap 18 orang termasuk Abu Omar, karena kepemilikan senjata api ilegal asal Filipina sejak 4 Juli 2011.

Pada penangkapan terakhir, 12 dan 13 Nopember 2011, Densus menangkap 6 orang yang diduga kuat terlibat kelompok Abu Omar. Satu orang lainnya akan dilepaskan, karena tak terkait langsung dengan kelompok tersebut.

Sejak penangkapan Juli 2011 lalu, Densus 88 telah menyita belasan senjata api, belasan magazen, seribu lebih butir peluru, hingga teleskop. Bahkan, petugas mendapatkan bukti berupa dokumen yang berisi perencanaan kelompok tersebut untuk menyerang dua kantor polsek di Jakarta Barat dan kelompok muslim lain.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved