Rekening Gendut PNS
PNS Pemilik Rekening Gendut Jabatannya Makin Moncer
Agus tidak memungkiri, bahwa PNS yang dilaporkan sudah ditindak, tetapi hanya yang kecil-kecil saja
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso mengungkapkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemilik rekening gendut karirnya tidak pernah surut bahkan terus melegit.
"Ada orang yang kita ikutin perkembangan kasusnya yang besar-besar dari 2008. Kita ikutin dia karirnya lancar terus, bahkan makin moncer dengan menduduki jabatan-jabatan yang basah dalam pengertian ini," kata Agus saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2011).
Agus tidak memungkiri, bahwa PNS yang dilaporkan sudah ditindak, tetapi hanya yang kecil-kecil saja. "Saya perihatin karena yang ditindak itu yang kecil-kecil. Bila mendengar dugaan korupsinya pasti saudara akan kaget, mulai dari ratusan juta sampai miliaran," ungkapnya.
Dengan tindakan hukum seperti itu, PPATK justru makin mempertanyakan kenapa bisa terjadi demikan.
"Kita mempertanyakan tindakan administratif yang dilakukan. Hanya dilakukan oleh waskat atau menutup mata, negara ini akan hancur," ujarnya.
Dari tahun 2002 hingga saat ini PPATK menemukan 1.800 laporan kekayaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda golongan IIIB yang memiliki harta terindikasi dari hasil korupsi.
"Laporan PPATK dari 2002 sudah 1800 laporan yang trindikasi korupstif, bahwa apakah betul-betul korupsi, atau dia ada usahanya, karena yang senior-senior ini pada punya usaha," kata Agus.
Agus pun tidak menyangkal bahwa PNS-PNS muda seperti Gayus Tambunan saat ini masih banyak. "Oh, tidak cuma satu (Gayus), saya perihatin, saya baru sebulan (jadi wakil Kepala PPATK), saya membaca data ini saya perihatin," ungkapnya.