Jembatan Tenggarong Ambrol
Direktur PT Bukaka Penuhi Panggilan Pemeriksaan Polisi
Pemeriksaan terhadap Direktur PT Bukaka ini untuk mencari tahu kontrak dan realisasi pengerjaan perawatan jembatan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah dua kali mangkir, akhirnya Direktur PT Bukaka, Sofia Balfas, memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi kasus ambruknya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Polres Kukar, Kalimantan Timur, pada Selasa (13/12/2011).
"Sebagaimana konfirmasi dari Direktur PT Bukaka memenuhi panggilan Polres Kutai Kartanegara, satu orang direktur dan satu orang karyawan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) HM Taufik, di Jakarta, Selasa (13/12/2011).
Dengan pemeriksaan kedua orang itu, maka secara keseluruhan telah diperiksa 49 saksi. Namun, tetap saja polisi belum bisa menetapkan seorang pun yang mempertanggungjawabkan ambruknya jembatan Kukar pada 26 Nopember 2011 lalu.
Sementara, warga yang ditemukan tewas telah mencapai 22 orang. Pemeriksaan terhadap Direktur PT Bukaka ini untuk mencari tahu kontrak dan realisasi pengerjaan perawatan jembatan yang ambruk saat belum genap berusia 10 tahun itu.
Meski kini fokus pada penelusuran proses perawatan jembatan, polisi belum memastikan adanya kelalaian dari pihak PT Bukaka dalam melaksanakan perawatan jembatan. Sebab, polisi masih menunggu hasil kerja investigasi sejumlah saksi ahli konstruksi jembatan. "Status Direktur PT Bukaka masih saksi," jelas Taufik.