Sabtu, 25 April 2026

Aksi Bakar Diri

Korlap: Kapolres Dilempar Batu Karena Bilang Sondang Gila

Lebih lanjut, Denny mengatakan polisi bersikap licik dengan memanipulasi kasus Sondang

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Unjukrasa mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) di Jalan Diponegoro, depan Kantor LBH Jakarta, Rabu (14/12/2011) sore, berakhir ricuh.

Dalam bentrokan tersebut, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Yoyol terluka di bagian kepala karena dilempar batu oleh massa. Menyikapi hal tersebut, Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Denny dalam jumpa persnya, di UBK, Jakarta, Rabu (14/12/2011) menyatakan bahwa pelemparan batu ke arah Kombes Yoyol merupakan puncak kemarahan mahasiswa lantaran Kombes Yoyol telah memanipulasi kasus sahabatnya Sondang.

"Pelemparan batu kepada Kapolres Jakpus, karena dia (Kombes Yoyol) adalah orang yg pertama kali mengatakan bahwa sondang merupakan orang gila, dia bilang Sondang adalah gelandangan yang bunuh diri karena stres," ujar Denny menjelaskan.

Lebih lanjut, Denny mengatakan polisi bersikap licik dengan memanipulasi kasus Sondang. Oleh karena itu, kata Denny pelemparan batu merupakan hal yang wajar diterima Kapolres karena mahasiswa menyimpan dendam.

"Mereka mencoba memanipulatif data Sondang dengan memberikan keterangan bahwa yang bakar diri berjenis kelamin perempuan dan dan berumur 40. Itu adalah sikap kemarahan kepada dia. Kami rasa itu sangatlah wajar kerena kami sabahat Sondang," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved