Bentrok di Bima
DPR Prihatin Bentrok Berdarah di Bima
Nasir Djamil tidak habis pikir polisi kembali melakukan aksi represif terhadap warga dengan melakukan penembakan.
Editor:
Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil ketua Komisi Hukum DPR, Nasir Djamil tidak habis pikir polisi kembali melakukan aksi represif terhadap warga dengan melakukan penembakan pengunjuk rasa di Bima, NTB. Polisi kata Nasir seakan tidak pernah merasa jera.
"Ya komisi 3 DPR prihatin terulang lagi kasus kekerasan yang dilakukan aparat polri terhadap masyarakat. Saya heran kok polisi tidak pernah belajar dari pengalaman buruk yang selama ini mereka lakukan terhadap warga,"ujar Nasir kepada Tribunnews.com, Sabtu(24/12/2011).
Menurut Nasir, tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian sangat merugikan mereka. "Ini sangat merugikan Polri dan keinginan agar polri di bawah kementerian akan semakin menguat."Jelasnya.
Komisi III DPR sendiri lanjut Nasir sedangg merencanakan akan turun langsung ke Bima, NTB guna mendebnar dan melihat langsung para korban di Bima. "Senin rencananya," sergahnya.