Minggu, 31 Agustus 2025

Bentrok di Bima

Polri Tak Pungkiri Korban Bima Bisa Lebih dari Dua Orang

Polri tak memungkiri jika korban tewas terkait pembubaran dan amuk massa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB bisa lebih dari dua orang

zoom-inlihat foto Polri Tak Pungkiri Korban Bima Bisa Lebih dari Dua Orang
youtube
Petugas keamanan saat pembubaran unjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, pada Sabtu (24/12/2011).

Laporan Wartawan Tribunnews.com,  Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri tak memungkiri jika korban tewas terkait pembubaran dan amuk massa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, pada Sabtu (24/12/2011), bisa lebih dari dua orang sebagaimana yang terdata kepolisian saat ini.

Karenanya, Polri mengimbau warga untuk melapor jika mengetahui adanya korban tewas selain dua orang yang terdata petugas atas nama Arief Rachman (18) dan Syaiful (17).

"Jadi untuk saat ini yg ada di kepolisian data cuma dua. Tapi, Kami tidak menutup kemungkinan ada infromasi yang belum diketahui. Oleh karena itu, kami mengimbau pihak-pihak terkait serta masyarakat yang mengetahui atau katakan lah keluarga yang merasa ada anggota keluarganya menjadi korban, untuk menyampaikan informasinya kepada petugas kami," ujar Kabag Penum Polri, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12/2011).

Menurut Boy, pelaporan informasi korban tewas dari masyarakat akan menghindari informasi yang salah. Sebab, sejumlah pihak juga melansir jumlah korban tewas terkait peristiwa itu, tapi jumlah korbannya lebih dari dua orang. "Kami perlu keterbukaan masyarakat yang mengatakan ada korban lain," pungkasnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan