Pilot Pesta Narkoba
Aboebakar: Pramugari Mengingatkan, Pilot Pakai Narkoba
Belajar dari kasus ini, kata Aboebakar, tes urine sebenarnya tak hanya diperlukan untuk para sopir bus AKAP, tapi juga untuk para pilot
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta kepada seluruh maskapai penerbangan melakukan tes urine kepada seluruh pilotnya. Hal ini, untuk mengantisipasi terulangnya kejadian salah satu pilot Lion Air yang tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba. Sang pilot, harus mendapatkan hukuman berat karena sudah membahayakan nyawa penumpangnya.
"Saya mengapresiasi hasil kerja dari BNN, semoga saja ini menunjukkan bahwa operasi BNN tidak pandang bulu, siapapun yang menyalahgunakan narkoba, akan digilas oleh BNN," ujar politisi PKS yang juga anggota Komisi III DPR (membidangi masalah Hukum dan HAM), Aboebakar Alhabsy, Rabu (11/1/2011).
Namun di sisi lain, lanjut Aboebakar, ini peringatan bagi bangsa Indonesia atas bahaya laten narkoba yang menggurita ke segala kalangan. "Narkoba telah dikonsumsi oleh semua kalangan, karenanya kewaspadaan nasional terhadap narkoba harus ditingkatkan," ujarnya.
Belajar dari kasus ini, kata Aboebakar, tes urine sebenarnya tak hanya diperlukan untuk para sopir bus AKAP, tapi juga untuk para pilot. "Ini kan mengancam keselamatan publik, karenanya harus ada upaya deteksi dini dari pemerintah. Lucu, pas di pesawat kita diingatkan pramugari jangan membawa narkoba karena ada ancaman pidana yang cukup berat, namun justru pilotnya yang pakai narkoba," ujar Aboebakar.