Senin, 8 Juni 2026

Keluarga Pahlawan Nasional Berkumpul, Generasi Muda Diharapkan Terus Jaga Persatuan

Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia menegaskan komitmennya menjaga nilai perjuangan, nasionalisme, dan gotong royong.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
PAHLAWAN NASIONAL - Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) menegaskan upayanya memperkuat nilai perjuangan, nasionalisme, kepedulian sosial hingga semangat gotong royong di tengah tantangan bangsa saat ini. Hal itu dilakukan lewat Family Gathering 2026 IKPNI sebagai ruang silaturahmi lintas generasi keluarga para pahlawan nasional Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia menegaskan komitmennya menjaga nilai perjuangan, nasionalisme, dan gotong royong melalui Family Gathering 2026 lintas generasi keluarga pahlawan nasional.
  • Ketua Umum IKPNI Meutia Farida Hatta Swasono menyebut warisan terbesar pahlawan adalah integritas, moralitas, keberanian, dan cinta tanah air yang harus diwariskan kepada generasi muda.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) menegaskan upayanya memperkuat nilai perjuangan, nasionalisme, kepedulian sosial hingga semangat gotong royong di tengah tantangan bangsa saat ini.

Hal itu dilakukan lewat Family Gathering 2026 IKPNI sebagai ruang silaturahmi lintas generasi keluarga para Pahlawan Nasional Indonesia.

Ketua Umum IKPNI, Meutia Farida Hatta Swasono menegaskan pihaknya tidak hanya hadir sebagai organisasi keluarga keturunan pahlawan, tetapi juga penjaga nilai-nilai perjuangan bangsa.

“Warisan terbesar para pahlawan bukan hanya nama dalam sejarah, tetapi integritas, moralitas, keberanian, pengorbanan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda Indonesia,” ujar Meutia Hatta.

Family Gathering 2026 mengusung tema “Merajut Tali Kasih, Merenda Kenangan Abadi”, Selasa (26/5/2026).

Adapun Ketua Panitia, Roy Yamin, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menjaga memori perjuangan para pahlawan nasional agar tetap hidup lintas generasi.

Dalam laporannya, Roy menyebut lebih dari 65 keluarga pahlawan nasional hadir dalam kegiatan tersebut, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 150 orang.

“Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian antar ahli waris pahlawan nasional untuk terus menjaga warisan perjuangan bangsa,” katanya.

Sejumlah tokoh keluarga pahlawan nasional juga turut hadir, di antaranya Halida Hatta, Antarini Malik, Melani Leimena, Ian Santoso Perdanakusuma, Ganang Soedirman, Upik Syahrir, Ria Martadinata hingga Aisyah Natsir.

IKPNI menilai tantangan bangsa saat ini tidak lagi berupa penjajahan fisik, melainkan persoalan sosial seperti lunturnya persatuan, rendahnya kepedulian sosial, kerusakan lingkungan hingga disinformasi digital.

Karena itu, nilai kepahlawanan dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi pahlawan masa kini dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti menjaga persatuan, bekerja dengan jujur, membantu sesama, menjaga lingkungan hidup, serta menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara dalam sambutan tertulisnya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mendukung konsistensi IKPNI menjaga dan melestarikan nilai kepahlawanan di tengah masyarakat.

“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju, tetapi bangsa yang menghargai sejarah dan menghormati jasa para pahlawannya,” tulis Gus Ipul

Menurutnya, keluarga besar pahlawan nasional memiliki posisi penting sebagai sumber inspirasi dan teladan moral bagi masyarakat Indonesia.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved