Bentrok di Bima
Kapolri Janji Tindak Pembakar Rumah Bupati
Kapolri Jenderal Timur Pradopo berjanji menindak tegas pelaku yang membakar rumah jabatan Bupati Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Laporan Wartawan Tribunnews.com Hasanuddin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo berjanji menindak tegas pelaku yang membakar rumah jabatan Bupati Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Disamping kami mengamankan lokai, kalau ada pelanggaran kami akan lakukan penindakan," kata Kapolri di kompleks Istana Presiden Jakarta, Kamis (26/1/2012).
Kapolri mengatakan pembakaran rumah berawal dari aksi unjuk rasa sekelompok massa. "Kita akan meminta pertanggungjawaban," kata dia.
Menurut Kapolri tidak ada korban jiwa dalam aksi unjuk rasa itu.
Amuk warga kecamatan Sape, dan Kecamaten Lambe, Bima sudah tak terbendung. Keinginan warga menolak ijin usaha tambang tak digubris Bupati Bima. Bupati ngotot menolak mencabut SK tentang eksplorasi emas di wilayah tersebut. Walhasil, ribuan warga mengamuk, dan membakar kantor Bupati Bima sebagai protes terhadap sikap Bupati.