Rencana Kenaikan Harga BBM
Menkeu: Subsidi BBM Bisa Rp 203 Triliun Kalau Tidak Dibatasi
Ditegaskan Agus, pemerintah ingin membatasi BBM bersubsidi, agar realisasi nantinya tidak berdampak pada keuangan negara.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebutkan, sejak 2006-2008 dan 2009-2011, realisasi BBM subsidi selalu lebih tinggi ketimbang rencana APBN.
Sebagai contoh, pada 2011, realisasi penggunaan BBM tercatat senilai Rp 165 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi, dan menembus angka yang ditargetkan dalam APBN, yakni Rp 95,9 triliun.
Belajar dari pengalaman itu pula, pemerintah memperkirakan pada 2012, kalau tidak dilakukan pembatasan BBM, maka realisasi kuota volume akan menembus target APBN 2012.
"Jika kita tidak membatasinya, dia (subsidi BBM) akan bisa mencapai Rp 203 triliun, dan volumenya mencapai 47,9 juta kiloliter," ujar Agus saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, di Ruang Banggar, Jakarta, Sabtu (24/3/2012).
Ditegaskan Agus, pemerintah ingin membatasi BBM bersubsidi, agar realisasi nantinya tidak berdampak pada keuangan negara. Sehingga, bisa menghemat Rp 137,38 triliun. (*)